Iran Batalkan Serangan Balasan ke Ukraina Setelah Permohonan Maaf

Smallest Font
Largest Font

Pemerintah Iran memutuskan membatalkan rencana serangan balasan terhadap Ukraina setelah menerima permohonan maaf resmi dari Kyiv, menyusul insiden penyerangan kapal kargo Iran di Laut Kaspia bulan lalu, dilansir dari Suara. Insiden tersebut menewaskan satu pelaut dan melukai kru kapal, yang sempat memicu ketegangan tinggi dan ancaman aksi militer balasan dari Teheran. Keputusan pembatalan disampaikan langsung oleh Mayor Jenderal Mohsen Rezaee, penasihat senior Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei.

"Serangan balasan dibatalkan setelah Kyiv meminta maaf," ujar Mohsen Rezaee.

Langkah Iran ini menandai penurunan ketegangan geopolitik di wilayah strategis Laut Kaspia, sekaligus mencegah potensi eskalasi konflik baru. Di sisi lain, produsen senjata Ukraina Fire Point mengancam akan meluncurkan serangan rudal jelajah jarak jauh ke wilayah Iran sebagai respons atas keterlibatan militer Iran dalam perang di Ukraina.

Pimpinan Fire Point, Denys Shtylerman, menyatakan, "Apakah 'Flamingo' hidup di Iran? Kita akan segera mengetahuinya." Ia menambahkan, "Kami mengingatkan siapa pun yang mengancam Ukraina dengan rudal: 'Flamingo' kami terbang sejauh 3.000 km." Jarak jelajah rudal tersebut diklaim mampu menembus pertahanan Iran langsung dari daratan Ukraina, meskipun klaim ini belum diverifikasi secara resmi oleh pemerintah Ukraina maupun pengamat militer independen.

Ketegangan antara Kyiv dan Teheran dipicu tuduhan Ukraina terhadap Iran yang menyokong pengerahan drone tempur dan pasokan logistik militer untuk Rusia di wilayah konflik. Iran membantah tuduhan tersebut dan menyatakan kerja sama militer mereka dengan Rusia masih dalam kontrak lama, namun intelijen negara-negara Barat mengonfirmasi kemitraan militer intensif antara Teheran dan Moskow. Penyerangan kapal kargo Iran di Laut Kaspia pada Juli lalu menjadi puncak ketegangan yang sempat memancing ancaman balasan militer dari Iran sebelum akhirnya dibatalkan melalui jalur diplomasi.

Respons cepat dari Kyiv berupa permohonan maaf dipandang berhasil meredam kemarahan militer Teheran dan mencegah bentrokan bersenjata lebih lanjut, sehingga jalur pelayaran di Laut Kaspia kembali relatif kondusif untuk aktivitas perdagangan maritim.

Follow pdamtirtasukapura.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow