Malaysia Pimpin Kunjungan Wisatawan Asing di Asia Tenggara Paruh Pertama 2026
Malaysia tetap menjadi destinasi wisata paling ramai dikunjungi turis asing di Asia Tenggara selama paruh pertama 2026. Negeri Jiran mencatat 21,12 juta kunjungan wisatawan mancanegara dari Januari hingga Juni 2026, meningkat 2,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu dan 17,7 persen lebih tinggi dari sebelum pandemi 2019, dilansir dari Detik Travel. Thailand berada di posisi kedua dengan jumlah wisatawan asing sekitar 17,36 hingga 18,5 juta selama semester pertama 2026.
Vietnam menunjukkan performa impresif dengan 12,3 juta wisatawan mancanegara, naik 14,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya, sehingga kembali melampaui Indonesia.
Indonesia mencatat 7,45 juta wisatawan asing selama enam bulan pertama 2026, naik 5,71 persen dibandingkan semester pertama 2025. Singapura menerima 8,19 juta wisatawan internasional, namun mengalami penurunan 1,7 persen akibat melambatnya kunjungan dari pasar utama seperti Indonesia dan India.
Filipina mencatat 2,96 hingga 3,16 juta wisatawan, meningkat 5,4 hingga 7,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan optimistis mencapai target 6,7 juta wisatawan tahun ini. Laos juga membukukan pertumbuhan positif dengan hampir 2,6 juta wisatawan, naik 9,9 persen dari semester pertama 2025.
Kamboja mengalami penurunan tajam, hanya menerima sekitar 1,75 juta wisatawan internasional, turun 47,9 persen dari periode yang sama tahun lalu. Myanmar menerima 530.973 wisatawan asing selama enam bulan pertama 2026. Brunei Darussalam mencatat hampir 400 ribu kunjungan wisatawan pada paruh pertama 2026, meningkat 7,8 persen dibandingkan 370 ribu kunjungan pada periode sama tahun sebelumnya.
Data ini menunjukkan persaingan sektor pariwisata di Asia Tenggara semakin ketat dengan Malaysia dan Thailand masih mendominasi, sementara Vietnam memperkuat posisinya sebagai destinasi dengan pertumbuhan tercepat.
Indonesia mencatat kenaikan kunjungan wisatawan asing, tetapi perlu meningkatkan daya saing untuk mengejar pertumbuhan negara tetangga yang lebih tinggi.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow