Turis Eropa Kecewa Hotel Tanpa AC Saat Gelombang Panas Ekstrem

Smallest Font
Largest Font

Ribuan turis di Eropa mengalami kekecewaan saat musim panas akibat banyak hotel yang tidak menyediakan AC, sementara suhu udara mencapai 38 hingga 40 derajat Celsius, dilansir dari Detik Travel.

Banyak wisatawan yang merogoh kocek hingga ratusan euro per malam merasa terganggu karena tidak mendapat perlindungan dari panas ekstrem itu. Ketidaknyamanan ini memicu viralnya konten di media sosial seperti TikTok, X, dan Reddit yang menampilkan kamar hotel yang gerah dan fasilitas yang mahal di kota besar seperti Paris, Roma, dan London.

Selain ketiadaan AC, ada biaya tambahan yang diberlakukan hotel tertentu di Eropa Selatan, termasuk Italia, yang mencapai 10 hingga 15 euro per hari untuk mengaktifkan AC di kamar mereka, menurut portal perjalanan Europe Express pada 10 Agustus 2026.

Gelombang panas keempat yang melanda Eropa sejak Mei, dengan suhu melebihi 40 derajat Celsius, sempat menyerang Prancis, Spanyol, dan negara tetangga pada akhir Juli lalu. Studi menunjukkan Eropa merupakan benua dengan laju pemanasan tercepat di dunia, dua kali lipat dari rata-rata global.

Meski begitu, penetrasi penggunaan AC di Eropa masih rendah, sekitar 20 persen, jauh tertinggal dari Amerika Serikat dan Jepang yang mencapai 90 persen. Hal ini disebabkan oleh banyak hotel yang menempati bangunan bersejarah berusia puluhan hingga ratusan tahun yang sulit dipasangi AC modern.

Melansir VN Express, memasang AC di bangunan berusia 400 tahun sangat mahal dan seringkali dilarang karena undang-undang perlindungan cagar budaya yang ketat. Bangunan tradisional Eropa juga dirancang untuk menyimpan panas di musim dingin.

Malcolm Mistry, asisten profesor di London School of Hygiene and Tropical Medicine, menjelaskan dalam majalah TIME, "Rumah-rumah di negara seperti Inggris dan Prancis secara alami berfungsi seperti tungku pemanas saat musim panas tiba," ujarnya.

Selain kendala arsitektur, aturan iklim Uni Eropa juga membatasi penggunaan AC dengan target penghapusan bahan hidrofluorokarbon sebagai pendingin AC pada 2050.

Follow pdamtirtasukapura.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow