Mayoritas Masyarakat Indonesia Rutin Konsumsi Suplemen Namun Minim Literasi
Mayoritas masyarakat Indonesia kini rutin mengonsumsi suplemen untuk menjaga kesehatan, namun tingkat literasi penggunaan suplemen masih sangat rendah, dilansir dari Suara.
Data terbaru menunjukkan hampir sembilan dari sepuluh orang mengaku mengonsumsinya secara rutin, namun hanya sebagian kecil yang memahami pilihan dan dosis suplemen dengan benar dan bertanggung jawab.
Dr. Alex Teo, Director Research Development and Scientific Affairs Asia Pacific Herbalife, menjelaskan bahwa tren konsumsi suplemen meningkat seiring kesadaran hidup sehat, namun pemahaman tentang penggunaan suplemen belum memadai.
"Saat ini, suplemen dipandang sebagai cara untuk mendukung kesehatan secara umum, meningkatkan imunitas, serta membantu individu mencapai tujuan kesehatannya,” ujar Dr. Alex Teo.
Ia menegaskan bahwa penggunaan suplemen harus didasari pemahaman menyeluruh mengenai komposisi bahan, kualitas produk, dosis, batas konsumsi, serta potensi interaksi dengan obat atau suplemen lain.
Masih banyak konsumen yang tidak mengerti dosis yang tepat dan risiko mengombinasikan beberapa suplemen, yang dapat menimbulkan efek samping berbahaya bagi kesehatan.
Dr. Teo mencontohkan pentingnya memahami interaksi suplemen dengan obat, yang jika dikonsumsi tanpa pengawasan dapat memengaruhi efektivitas obat atau membahayakan kesehatan.
Konsumsi berlebihan juga sering terjadi karena anggapan bahwa semakin banyak suplemen yang dikonsumsi semakin baik hasilnya, padahal anggapan ini tidak selalu benar.
"Tanpa pengetahuan yang memadai, konsumen dapat mengalami kesulitan untuk memperoleh manfaat suplementasi yang aman dan efektif, sekaligus memperkuat upaya kesehatan preventif mereka,” tambah Dr. Alex Teo.
Kesenjangan pengetahuan ini ditemukan di semua kelompok usia, termasuk mereka yang rutin mengonsumsi suplemen setiap hari, sementara generasi muda cenderung lebih percaya diri meskipun belum didukung pengetahuan yang akurat.
Meski begitu, sebagian besar masyarakat mulai menyadari pentingnya peran mereka dalam menentukan pilihan suplemen yang tepat, namun edukasi yang kuat dan berkelanjutan tetap dibutuhkan.
Dr. Alex Teo menekankan bahwa pengambilan keputusan yang tepat harus didukung upaya membaca label produk, riset mandiri, dan mencari panduan dari sumber kredibel.
Ia juga menyoroti peran penting tenaga kesehatan dan produsen suplemen dalam memberikan edukasi dan transparansi untuk menciptakan ekosistem kesehatan yang lebih aman bagi konsumen.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow