Menteri Kesehatan Tegaskan Tarif BPJS Kesehatan Tidak Naik Tahun Ini
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan belum ada rencana kenaikan tarif BPJS Kesehatan pada tahun 2026. Pernyataan ini disampaikan saat konferensi pers RAPBN dan Nota Keuangan Tahun Anggaran 2027, Jumat (14/8/2026). Menurut Budi Gunadi, pemerintah pusat akan memberikan dukungan jika BPJS Kesehatan mengalami defisit sehingga masyarakat tidak perlu khawatir. "Belum ada rencana untuk menaikkan tarif BPJS, dan teman-teman enggak usah khawatir kalau BPJS-nya defisit, pasti pemerintah pusat akan support," ujar Menteri Kesehatan.
Ia menjelaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan kementerian terkait untuk memastikan anggaran pembangunan dan revitalisasi 441 rumah sakit umum daerah tidak membebani kas pemerintah atau menyebabkan defisit APBN.
"Nah, ini yang akan kita replikasi ke 441 rumah sakit, dan sekarang kita sudah bicara dengan Bappenas serta Kementerian Keuangan agar penganggarannya tidak memberatkan arus kas pemerintah dan defisit APBN," tambahnya. Proyek pembangunan rumah sakit ini bertujuan agar standar layanan rumah sakit di seluruh kabupaten dan kota menjadi seragam.
Selain itu, Kementerian Kesehatan juga melakukan penghematan sebesar Rp 10,25 triliun atau 52 persen dari anggaran alat kesehatan pada 2026 sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan kesehatan. "Kami sudah melakukan sentralisasi pembelian alat kesehatan, termasuk laboratorium kateterisasi atau cath lab, yang awalnya diperkirakan menghabiskan Rp 19,39 triliun, kini bisa ditekan menjadi Rp 9 triliun," ujar Budi Gunadi Sadikin, dilansir dari Detik Health.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow