Wapres Gibran Kukuhkan Paskibraka 2026 di Istana Negara
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2026 di Istana Negara pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Upacara dipimpin oleh Julita Rista Lestari, siswi asal Kalimantan Timur yang memimpin 75 anggota Paskibraka lainnya.
Julita, siswi SMA Negeri 1 Tabang, Kutai Kartanegara, membacakan ikrar pengukuhan sambil memegang bendera Merah Putih. Ia menirukan ikrar yang dibacakan Kepala BPIP Yudian Wahyudi dengan lantang, diiringi rekan-rekannya.
Pelaksanaan pengukuhan ini menandai kesiapan Paskibraka untuk bertugas pada upacara Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia di Istana Merdeka pada 17 Agustus 2026, seperti yang disampaikan oleh Wapres Gibran.
"Dengan semangat, disiplin, dan rasa tanggung jawab, Julita dipercaya memimpin jalannya upacara pengukuhan Paskibraka Tingkat Pusat Tahun 2026," ujar akun resmi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).
Setelah pembacaan ikrar dan pengukuhan, Gibran memasang logo Bendera Merah Putih dan Garuda serta kendit berwarna hijau sebagai tanda resmi pengukuhan. Julita kemudian memimpin penghormatan kepada Wapres Gibran sebagai pembina upacara.
Upacara yang dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi seperti Mensesneg Prasetyo Hadi, Menko Polkam Djamari Chaniago, Mendiktisaintek Brian Yuliarto, serta Panglima TNI dan Kapolri, memperlihatkan dukungan penuh pemerintah terhadap Paskibraka 2026.
Julita yang memiliki tinggi badan 174 cm merupakan cucu Kepala Desa Umaq Dian, Tabang, Udau, Kutai Kartanegara. Ia mengikuti seleksi ketat di daerahnya, termasuk tes wawasan kebangsaan dan tes komputer berbasis umum.
"Saya ingin melanjutkan apa yang pernah dicapai orang tua saya. Selain itu, saya juga merasa memiliki potensi dari segi fisik," kata Julita mengenai motivasinya mengikuti Paskibraka.
Sebelum pengukuhan, Julita menjalani pelatihan di Tenggarong selama tiga minggu yang meliputi latihan menari, bahasa Inggris, pengetahuan umum, mental, dan fisik. Semua kebutuhan keberangkatan difasilitasi oleh pihak kecamatan, termasuk transportasi, uang saku, dan tempat tinggal sementara.
"Kami difasilitasi dua mobil untuk tujuh orang, uang saku, serta tempat tinggal sementara di rumah staf kecamatan," jelas Julita.
Julita juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Kutai Kartanegara, dr. Aulia Rahman Basri, atas dukungan yang diberikan selama persiapan seleksi Paskibraka nasional.
"Sekali lagi terima kasih banyak pak yang telah memberikan suport dan dukungannya kepada saya, mudah mudahan saya lolos Paskibraka Nasional," ucapnya dengan tersipu malu di hadapan Bupati Aulia.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow