Moore Threads Umumkan Rencana IPO di Hong Kong untuk Perluas Internasionalisasi
Moore Threads Technology Co., produsen chip kecerdasan buatan yang berbasis di Beijing, mengumumkan rencana penawaran umum perdana (IPO) di Hong Kong untuk memperdalam strategi internasionalisasinya dan menarik talenta unggul di bidang riset dan pengembangan serta manajemen, dilansir dari Bloombergtechnoz.
Rencana IPO ini muncul setelah saham Moore Threads melonjak lebih dari 420% sejak debut di Bursa Saham Shanghai tahun lalu. Pada paruh pertama 2026, perusahaan melaporkan kerugian bersih sebesar 11,6 juta yuan atau setara Rp30,78 miliar, menurun drastis dari 270,9 juta yuan pada periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, pendapatan meningkat 147% menjadi 1,74 miliar yuan.
"Perusahaan akan mempertimbangkan sepenuhnya kepentingan pemegang saham existing serta kondisi pasar modal domestik dan luar negeri, memilih waktu dan jendela penawaran yang tepat untuk menyelesaikan penawaran dan pencatatan saham," ujar Moore Threads.
Moore Threads memicu gelombang IPO perusahaan teknologi AI di China pada akhir 2025 dengan pengumpulan dana mencapai 8 miliar yuan dalam transaksi yang sangat diminati investor. Lonjakan sahamnya sebesar 425% pada hari pertama perdagangan di Shanghai menjadi yang terbesar sejak reformasi pasar modal China tahun 2019.
Fenomena ini membuka jalan bagi pencatatan saham besar lainnya, termasuk CXMT Corp., produsen chip memori yang berhasil mengumpulkan 6,6 miliar yuan dalam IPO daratan China terbesar kedua sepanjang sejarah, sekaligus menjadi perusahaan terbesar yang terdaftar di China.
Selain itu, perusahaan-perusahaan di rantai pasok AI China turut memicu ledakan transaksi di Bursa Hong Kong selama 2026. Total dana yang dikumpulkan lewat IPO di Hong Kong sudah melampaui US$42 miliar, rekor tertinggi dalam enam tahun terakhir. Contohnya adalah Zhongji Innolight Co., produsen transceiver optik penting untuk pusat data, yang mengumpulkan US$6,8 miliar dalam IPO terbesar Hong Kong dalam tujuh tahun terakhir.
Moore Threads kini bersaing dengan Cambricon Technologies Corp. dan Huawei Technologies Co. untuk mengisi kekosongan pangsa pasar chip AI yang ditinggalkan oleh Nvidia Corp.
Didirikan pada tahun 2020 oleh mantan eksekutif Nvidia, Zhang Jianzhong, Moore Threads awalnya fokus pada chip grafis untuk gaming dan rendering visual sebelum beralih ke akselerator AI yang mendukung model bahasa berskala besar.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow