Mpu Prapanca Menulis Kitab Negarakertagama di Masa Hayam Wuruk

Smallest Font
Largest Font

Pada 28 Agustus 2026, tercatat bahwa Kitab Negarakertagama merupakan karya sastra penting yang ditulis oleh Mpu Prapanca sekitar tahun 1365 M di Kerajaan Majapahit, Jawa Timur. Kitab ini merekam kejayaan Majapahit pada masa pemerintahan Raja Hayam Wuruk dan menyimpan nilai sejarah yang signifikan bagi Indonesia.

Mpu Prapanca adalah nama pena dari Dang Acarya Nadendra, seorang petinggi yang pernah mengurusi agama Buddha di Majapahit. Ia menulis kitab ini dalam aksara Jawa Kuno sebagai catatan tentang tata pemerintahan, budaya, dan kondisi keraton di masa itu. Penulisan kitab ini dilakukan di era keemasan Majapahit, tepatnya pada masa pemerintahan Hayam Wuruk, sekitar tahun 1365 M.

Kitab Negarakertagama ditemukan pertama kali pada tahun 1894 di Puri Cakranegara, Pulau Lombok. Naskah ini sempat disimpan di Perpustakaan Universitas Leiden, Belanda, sebelum dikembalikan ke Indonesia pada awal 1970-an. Saat ini, terdapat setidaknya lima naskah yang ditemukan di berbagai lokasi seperti Amlapura dan Geria Pidada Kelungkung.

Isi dan Signifikansi Kitab Negarakertagama

Kitab ini berisi catatan rinci mengenai sistem pemerintahan Majapahit, daftar raja-raja dari Majapahit dan Singasari, serta deskripsi tentang kehidupan istana dan seni ornamen pada masa itu. Salah satu bagian penting kitab ini adalah sebutan istilah "Pancasila" yang muncul pertama kali dalam bait ke-53, menyebut lima pantangan yang harus dijalankan oleh raja, yaitu mateni (membunuh), maling (mencuri), madon (berzina), madat (mabuk), dan main (berjudi).

Nilai-nilai yang terkandung dalam bait tersebut menunjukkan bahwa konsep dasar Pancasila telah ada sejak abad ke-14 dan menjadi pedoman moral dalam pemerintahan Majapahit.

Pengakuan Internasional dan Warisan Budaya

UNESCO mengakui pentingnya Kitab Negarakertagama dengan menetapkannya sebagai bagian dari Memori Dunia pada sidang di Korea Selatan tahun 2013, bersamaan dengan Babad Diponegoro. Pengakuan ini mempertegas nilai historis dan budaya kitab sebagai dokumen warisan Indonesia yang berpengaruh.

Menurut laporan dari Kompas, kitab ini tidak hanya menjadi sumber sejarah penting tetapi juga memperlihatkan hubungan wilayah Nusantara yang pernah dikuasai Majapahit, termasuk pengaruhnya di Papua dan pulau-pulau sekitarnya.

Temuan dan Penyimpanan Naskah

Beberapa naskah ditemukan di lokasi berbeda, yang menandakan penyebaran dan pentingnya kitab ini di masa lampau. Berikut tabel lokasi penemuan naskah:

Lokasi PenemuanTahunKeterangan
Puri Cakranegara, Lombok1894Penemuan pertama dan paling terkenal
AmlapuraSalinan naskah ditemukan
Geria Pidada KelungkungSalinan lain yang ditemukan

Nilai Historis dan Kebudayaan

  • Rekam jejak pemerintahan Majapahit dan Singasari
  • Asal usul dan pengertian konsep Pancasila
  • Hubungan geopolitik dan budaya Nusantara di abad ke-14
  • Catatan seni dan kehidupan istana Majapahit
  • Warisan budaya yang diakui UNESCO
"Kitab Negarakertagama bukan hanya catatan sejarah, tetapi juga sumber nilai budaya dan moral yang menjadi cikal bakal konsep Pancasila," ujar sejarawan dari Kompas.
Negarakertagama Bukti Jejak Kejayaan Majapahit atau Hanya Sekadar Mitos? | Catatan Media

Kitab Negarakertagama tetap menjadi salah satu sumber utama untuk memahami sejarah dan kebudayaan Kerajaan Majapahit yang sangat berpengaruh di Nusantara. Penemuan dan pelestarian naskah ini memberikan gambaran lengkap tentang kejayaan Majapahit dan fondasi nilai-nilai yang kini menjadi bagian penting dalam identitas bangsa Indonesia.

Follow pdamtirtasukapura.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed