Perusahaan Tambang dan Produsen EV Diuntungkan dari RAPBN 2027
Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Indonesia tahun 2027 diperkirakan memberikan keuntungan besar bagi perusahaan tambang, produsen kendaraan listrik (EV), dan baterai. Langkah ini sejalan dengan upaya Presiden Prabowo Subianto memacu sektor komoditas dan mengurangi ketergantungan bahan bakar fosil impor yang mahal, dilansir dari Bloombergtechnoz.
Dalam pidato anggaran pada 14 Agustus 2026, Prabowo menetapkan target defisit anggaran sebesar 2,4% dari Produk Domestik Bruto (PDB) untuk 2027, lebih rendah dibandingkan 2,85% pada tahun ini. Anggaran tersebut dirancang ekspansif namun terukur, dengan sasaran pertumbuhan ekonomi sebesar 6% sambil mengupayakan anggaran yang seimbang di masa depan.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 1,6% pada penutupan Jumat, didukung oleh kenaikan saham di sektor energi dan bahan baku. Rupiah menguat 0,3%, sementara imbal hasil obligasi pemerintah tenor 10 tahun turun ke level terendah dalam lebih dari sebulan.
Mohit Mirpuri, mitra di SGMC Capital Pte, mengatakan, "Secara keseluruhan, menurut saya, anggaran ini positif bagi pasar; yang lebih penting, tidak ada kejutan negatif yang berarti." Ia menambahkan, "Target defisit 2,4% memberikan kepastian dan menjaga disiplin fiskal, yang mungkin merupakan kekhawatiran terbesar investor menjelang hari ini."
Henry Wibowo, direktur dan pendiri Alphagate Capital Jakarta, menyebutkan reformasi berkelanjutan dalam memerangi penambangan ilegal dan meningkatkan transparansi ekspor akan mendukung saham komoditas. Ia mencontohkan perusahaan tambang seperti PT Timah, PT Aneka Tambang, dan PT Bumi Resources sebagai yang berpotensi mendapatkan manfaat.
Produsen kendaraan listrik dan baterai juga diperkirakan mencatatkan kinerja unggul berkat dorongan pemerintah melalui insentif produksi motor listrik dalam negeri. Perusahaan seperti PT Indika Energy dan PT Merdeka Battery Materials akan menjadi penerima manfaat utama.
Galvin Chia, ahli strategi pasar Asia berkembang di Société Générale, berpendapat bahwa asumsi anggaran seperti defisit dan pendapatan terlihat terkendali meski ada asumsi yang ambisius. "Hal ini semestinya memberikan dukungan bagi rupiah dan obligasi pemerintah Indonesia, serta mengurangi premi risiko kebijakan yang tersisa," ujarnya.
Menurut Mirpuri, dorongan menuju kemandirian energi membuka peluang bagi perusahaan kelapa sawit dan energi terbarukan. Pemain utama di sektor kelapa sawit antara lain PT Astra Agro Lestari dan PT Sinar Mas Agro Resources and Technology, sementara di energi terbarukan terdapat PT Barito Renewables Energy dan PT Pertamina Geothermal Energy.
Bank-bank besar seperti PT Bank Central Asia, PT Bank Negara Indonesia, dan PT Bank Mandiri diperkirakan mendapat keuntungan dari pemulihan arus modal asing dan pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat.
Proyek pemerintah membangun tanggul laut sepanjang 575 kilometer di pesisir utara Indonesia juga diprediksi mendorong kenaikan bisnis perusahaan konstruksi dan semen seperti PT Adhi Karya dan PT Semen Indonesia.
Sementara itu, produsen batu bara seperti PT Bumi Resources dan PT Bukit Asam menghadapi risiko negatif dari pengendalian harga melalui Bursa Mineral dan Komoditas Strategis yang baru, meski mereka sebagian besar terhindar dari pembatasan produksi dan kenaikan royalti yang lebih ketat.
Rencana konsolidasi dan peningkatan profitabilitas Badan Usaha Milik Negara (BUMN) oleh Prabowo juga menimbulkan tekanan bagi perusahaan BUMN yang mengalami masalah keuangan seperti PT Wijaya Karya, PT Waskita Karya, PT Krakatau Steel, dan PT Indofarma.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow