Presiden Prabowo Koordinasi Penanganan Gempa Magnitudo 7,7 di NTT

Smallest Font
Largest Font

Pada Sabtu pagi, gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) sekitar pukul 04.58 WIB, menyebabkan kerusakan bangunan dan dampak signifikan pada masyarakat di beberapa daerah.

Pemerintah pusat di bawah koordinasi Presiden Prabowo Subianto telah mengambil langkah cepat dengan mengerahkan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno untuk menanggapi situasi darurat tersebut, dilansir dari Bloombergtechnoz.

Selain itu, komunikasi intensif dilakukan dengan Basarnas, BNPB, BMKG, TNI, Polri, serta pemerintah provinsi dan kabupaten/kota terdampak untuk mempercepat penyisiran dan evakuasi korban.

"Melakukan langkah-langkah mitigasi, melakukan langkah-langkah cepat, tanggap darurat cepat, untuk terutama segera mengatasi keadaan di awal-awal kejadian," ujar Prasetyo Hadi, Menteri Sekretaris Negara, dari Istana Negara.

Berdasarkan laporan awal, sejumlah bangunan mengalami kerusakan hingga runtuh akibat guncangan. Pemerintah menegaskan pentingnya penanganan cepat untuk penyelamatan korban dan mempercepat proses evakuasi.

"Yang paling penting adalah segera mitigasi penyelamatan. Kalau ada korban segera tertangani," kata Prasetyo Hadi.

Pemerintah juga telah menyiapkan berbagai bentuk bantuan yang disiapkan di Bandara Halim Perdanakusuma untuk dikirim ke lokasi terdampak sewaktu-waktu.

"Langsung dipikirkan untuk penanganan-penanganan apabila misalnya warga masyarakat terdampak rumahnya mungkin tidak dapat lagi ditempati. Kami juga tadi sudah diskusikan," ujar Prasetyo Hadi.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa terjadi pada kedalaman 10 kilometer di wilayah Flores, Nagekeo, NTT, dan sempat mengeluarkan peringatan potensi tsunami selama tiga jam yang kemudian dicabut setelah gelombang tsunami yang tercatat hanya mencapai 0,14 hingga 0,94 meter di pesisir.

Dampak gempa dirasakan di sejumlah wilayah seperti Nagekeo, Bajawa, Ende, Borong, Ruteng, Sikka, dan Manggarai, dengan gempa susulan berkekuatan antara magnitudo 3,6 hingga 6,2.

Pemerintah saat ini masih melakukan pendataan jumlah korban meninggal dunia, luka-luka, pengungsi sementara, serta kerusakan infrastruktur yang tidak dapat digunakan akibat gempa tersebut.

Follow pdamtirtasukapura.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed