Produksi Baja China Turun ke Level Terendah dalam 10 Tahun Akibat Permintaan Lemah

Smallest Font
Largest Font

Produksi baja di China menurun pada Juli 2026, mencapai angka terendah bulan ini sebanyak 76,93 juta metrik ton, turun 3,6% dibandingkan tahun sebelumnya, seiring pabrik menyesuaikan dengan permintaan yang melemah, dilansir dari Bloombergtechnoz.

Data Biro Statistik Nasional menunjukkan total produksi baja selama tujuh bulan pertama tahun ini turun 3,1% menjadi 577,04 juta metrik ton dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Penurunan produksi dipicu oleh menurunnya konsumsi yang diperburuk kondisi ekonomi yang memburuk, dengan aktivitas konstruksi yang semakin terkontraksi, serta investasi aset tetap yang turun signifikan menurut indeks manajer pembelian dan data resmi.

Harga baja tulangan yang digunakan dalam konstruksi dan infrastruktur turun ke level terendah dalam sepuluh tahun terakhir, sementara harga bijih besi turun di bawah US$100 per ton.

Produksi komoditas lain juga mengalami perubahan signifikan. Pengolahan minyak mentah turun 16% secara tahunan akibat perang di Iran, namun masih lebih baik daripada level terendah enam tahun pada Juni.

Produksi aluminium naik 3,8%, mendekati rekor bulan Juni. Produksi batu bara turun 10% mendekati level terendah lima tahun, yang dipengaruhi oleh pembatasan operasi tambang di Shanxi setelah kecelakaan fatal pada Mei.

Produksi gas alam sedikit menurun, sedangkan minyak mentah sedikit meningkat. Produksi listrik dari pembangkit besar turun untuk pertama kali sejak 2022, dengan turbin angin yang meningkat membantu memenuhi kebutuhan energi bersih, menyebabkan pembangkit termal turun 3,5%.

Follow pdamtirtasukapura.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed