Mark Walter Tawarkan Saham Chelsea Terkait Penyelidikan Keuangan AS

Smallest Font
Largest Font

Mark Walter, salah satu pemilik Chelsea, dilaporkan berminat untuk menjual sahamnya di klub sepak bola tersebut. Langkah ini terkait dengan penyelidikan yang dilakukan oleh Kantor Kejaksaan Amerika Serikat terhadap dugaan penyelewengan keuangan.

Walter memiliki 12,8 persen saham Chelsea setelah ikut dalam proses akuisisi klub melalui BlueCo pada 2022. Ia berinvestasi bersama Hansjörg Wyss, Todd Boehly, dan Clearlake Capital yang memegang saham mayoritas sebesar 61,54 persen.

Kantor Kejaksaan AS di Manhattan dan Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) sedang menyelidiki dugaan penipuan senilai hingga 16 miliar dolar AS. Penyelidikan ini berkaitan dengan pinjaman yang diberikan kepada sejumlah perusahaan yang terhubung dengan Walter atau konglomerat miliknya, TWG Global.

Dugaan menyebutkan dana pinjaman tersebut berakhir dalam pembukuan perusahaan asuransi milik Walter, yang seharusnya diklasifikasikan sebagai transaksi afiliasi untuk menghindari potensi konflik kepentingan, namun tidak ada pengungkapan transaksi tersebut.

"Mark Walter dan TWG selalu bertindak dengan itikad baik. Mereka yang telah berbisnis dengan Mark mengenalnya sebagai orang yang jujur dan terbuka," kata TWG dalam pernyataannya.

"Tidak ada yang berbeda dari transaksi-transaksi ini. Kami yakin masalah ini akan diselesaikan dengan baik," lanjut pernyataan tersebut.

Walter adalah salah satu investor utama Chelsea, sama seperti Wyss dan Boehly. Jika Walter menjual sahamnya, pembeli baru hanya akan memiliki porsi minoritas, sementara saham mayoritas tetap dipegang Clearlake Capital.

Boehly atau Wyss, yang juga memiliki saham di Los Angeles Dodgers bersama Walter, akan menguasai 25,6 persen saham Chelsea jika mengambil alih saham Walter.

Perubahan kepemilikan Walter kemungkinan tidak akan memengaruhi struktur kendali Chelsea secara signifikan.

Mark Walter sebelumnya menjadi sorotan setelah menjual Los Angeles Lakers hanya 14 bulan setelah membelinya, dengan nilai transaksi mencapai 12,5 miliar dolar AS. Saat itu, bisnis Walter juga tengah diselidiki otoritas federal AS terkait dugaan kesalahan pelaporan investasi oleh dua perusahaan asuransi miliknya.

Walter memiliki portofolio olahraga luas yang mencakup Chelsea FC, Los Angeles Dodgers, Los Angeles Sparks, PWHL, Cadillac F1, dan aset olahraga lainnya.

Hingga kini, belum ada bukti penyelidikan keuangan yang terkait dengan keputusan Walter menjual Lakers.

Follow pdamtirtasukapura.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed