PT Liga Utama Indonesia Buka Kompetisi Championship 2026 dengan PSIS vs PSPS

Smallest Font
Largest Font

Kompetisi Championship 2026/27 akan dimulai pada 11 September dengan laga pembuka antara PSIS Semarang melawan PSPS Pekanbaru, di Stadion Jatidiri, Semarang, sebagai bagian dari keputusan PT Liga Utama Indonesia (PT LUI).

Keputusan terkait kickoff, format kompetisi, dan jadwal resmi diumumkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham PT LUI di Jakarta pada 24 Agustus 2026, sebagaimana dilansir dari Detik Sport.

PT LUI merupakan operator baru hasil kelahiran dari I.League (PT Liga Indonesia Baru) yang mengelola kompetisi Championship. Format kompetisi masih mempertahankan 20 klub yang terbagi dalam dua grup wilayah, dengan juara grup lolos ke Super League dan playoff di tempat netral.

General Manager I.League, Budiman Dalimunthe, menjelaskan, "(Format) Masih sama ya, kemarin sudah di-sounding, di sini disahkan di RUPS saja. Jadi kan dari 20 klub masih sama, dibagi dua grup, dua wilayah. Masih dengan juara grup masing-masing itu lolos ke Super League dan nanti bertanding di tempat yang netral untuk playoff."

Budiman juga menambahkan bahwa hanya ada perubahan pada babak playoff peringkat kedua yang akan digelar di venue netral pilihan PT LUI, tidak berdasarkan poin lagi. Sementara posisi peringkat 10 akan mengalami degradasi, dan peringkat 9 harus menjalani playoff degradasi untuk bertahan.

"Yang ini (penentuan playoff) berdasarkan poin ya, masih sama. Hanya perubahan di play-off peringkat kedua, nanti I-League yang akan menentukan di tempat yang netral, tidak berdasarkan poin. Dan masih sama, peringkat 10 akan degradasi, peringkat 9 akan play-off untuk degradasi, yang menang akan bertahan," ujarnya.

Jumlah pertandingan tetap sebanyak 273 kali dengan format triple round-robin setelah double round-robin, yang disesuaikan dengan peringkat tuan rumah untuk pertandingan tambahan. Klub dengan peringkat lebih tinggi akan mendapat 5 kali pertandingan kandang dan 4 kali tandang, sedangkan yang lain bermain 9 kali kandang dan 9 kali tandang.

Budiman menjelaskan, "Jumlah pertandingan sama, 273 pertandingan dengan triple ya, triple round-robin setelah double round-robin, plus satu yang nanti akan sesuai peringkat untuk tuan rumahnya. Jadi kalau yang peringkatnya di atas dia 5 kali home, 4 kali away. Kalau yang lainnya kan sama, 9 double round-robin-nya sama, 9 kali home, 9 kali away, begitu."

Laga pembuka dipilih karena Stadion Jatidiri, markas PSIS, dianggap sebagai salah satu stadion terbaik di Championship, selain faktor aspek komersial yang memadai.

"Kick-off 11 September. Terpilih pertandingannya PSIS lawan PSPS dengan kriteria bahwa premium stadium, jadi stadion yang dianggap terbaik di antara stadion-stadion lain yang terbaik. Kemudian aspek komersialnya juga memadai dan ada aspek lain yang dipertimbangkan," tutur Budiman.

"Terpilih lah PSIS lawan PSPS. Dan itu juga di RUPS biasa ya, diminta persetujuan untuk dari pemilik saham disetujui bahwa tanggal 11 (September) nanti jadi opening untuk Championship League di Semarang," tambahnya.

Selain mengelola Championship, PT Liga Utama Indonesia juga diamanatkan untuk menjalankan kompetisi Elite Pro Academy (EPA) yang menggabungkan Super League dan Championship.

"PT Liga Utama Indonesia (LUI) ini juga diamanatkan menjalankan kompetisi Elite Pro Academy (EPA) karena sekarang kan gabungan ya, Super League dengan dengan dengan Championship," ujar Budiman Dalimunthe.

Follow pdamtirtasukapura.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow