S&P Pertahankan Peringkat Kredit Indonesia dengan Outlook Stabil

Smallest Font
Largest Font

Lembaga pemeringkat kredit internasional, S&P Global Ratings, mempertahankan peringkat kredit Indonesia pada level BBB untuk jangka panjang dan A-2 untuk jangka pendek dengan outlook stabil pada Juli 2026, sebagai bukti pengakuan terhadap kekuatan perekonomian nasional.

Presiden Prabowo Subianto menyatakan keputusan tersebut sebagai pengakuan dunia atas arah perekonomian Indonesia, yang dinilai kokoh meski menghadapi ketidakpastian global, berkat kebijakan ekonomi makro yang hati-hati dan pengelolaan utang yang prudent, dilansir dari Detik Finance.

"Dunia melihat dan memantau sikap kita. Pada tanggal 13 Juli, salah satu rating agency internasional yang kesohor S&P mempertahankan peringkat kredit Indonesia BBB dengan outlook stabil ini pengakuan dunia terhadap kokohnya perekonomian Indonesia. Dan Indonesia tetap pada kategori investment grade," ujar Prabowo.

Menurutnya, S&P menilai prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia sangat kuat dan pengelolaan sumber daya alam yang terpusat dapat meningkatkan penerimaan negara serta devisa ekspor. "Mereka nilai secara positif peran Danantara dan potensi PT DSI dalam memberantas praktik-praktik underinvoicing dan transfer pricing," tambahnya.

Prabowo juga menegaskan bahwa inflasi nasional masih terkendali, permintaan domestik tetap kuat, dan APBN 2026 telah berjalan optimal. "Hingga akhir Juli 2026, Pendapatan negara tumbuh tinggi 21,3% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya," ujarnya.

Belanja negara juga tumbuh 18,2% untuk menjaga daya beli rakyat dan memperkuat pelayanan publik, meski demikian defisit APBN tetap terkendali di angka 0,91% terhadap produk domestik bruto, kata Prabowo.

Follow pdamtirtasukapura.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed