Timnas Indonesia Siap Berlaga di FIFA ASEAN Cup 2026 di Jakarta
Timnas Indonesia akan mengikuti FIFA ASEAN Cup 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, dari 24 September hingga 6 Oktober 2026, bertanding melawan Malaysia, Singapura, dan India di Grup B, dilansir dari Bola.com.
Timnas Indonesia menempati peringkat tertinggi di antara lawannya menurut ranking FIFA terbaru, yaitu posisi ke-118. Malaysia berada di peringkat 136, India di 138, dan Singapura di 148. Meski demikian, posisi peringkat ini tidak menjamin kemenangan mudah bagi tim asuhan John Herdman.
Sekitar 14 pemain diaspora yang berkarier di Liga Eropa akan memperkuat skuad Timnas Indonesia yang berlaga di turnamen yang bertepatan dengan FIFA Matchday ini.
Effendi Azis, mantan gelandang Arema era Galatama, mengingatkan agar Timnas Indonesia tidak jemawa sebelum bertanding.
"Semoga Timnas Indonesia tak jemawa dulu sebelum terjun di FIFA ASEAN Cup nanti. Ajang ini lebih bergengsi dari Piala AFF 2026 lalu. Karena tiap pertandingan mempertaruhkan poin pada ranking FIFA," ujar Effendi Azis.
Effendi juga mengingatkan kegagalan tim di Piala AFF 2026 yang terjadi karena sikap jemawa yang membuat pemain lengah.
"Sikap jemawa cenderung akan meremehkan lawan dan membuat lengah diri sendiri. Mental ini harus dibuang jauh-jauh, jika Timnas Indonesia ingin berprestasi di level Internasional," tambahnya.
Effendi menyoroti kebugaran pemain diaspora yang berlaga di klub-klub Eropa. Pertandingan terakhir Liga Eropa dijadwalkan pada 20 September, sedangkan Timnas Indonesia akan bertanding pada 24 September, sehingga waktu recovery hanya dua hari setelah penerbangan panjang dari Eropa ke Indonesia.
"Faktor jetlag ini juga harus dihitung John Herdman. Pelatih fisik Timnas Indonesia harus punya program tepat untuk menjaga kebugaran para pemain agar mampu tampil stabil di FIFA ASEAN Cup nanti," jelas Effendi Azis.
Selain itu, Effendi memprediksi pada September sebagian besar wilayah Indonesia akan memasuki musim penghujan, yang harus menjadi pertimbangan dalam persiapan tim.
"Semua aspek harus diperhitungkan. Kalau nanti gagal di FIFA ASEAN Cup, jangan hujan yang disalahkan. Karena bermain di lapangan basah akan banyak menguras tenaga pemain," tuturnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow