Timnas Vietnam Hadapi Tekanan Berat Jelang Laga Penting Lawan Indonesia di Piala AFF 2026
Laga penting antara Timnas Indonesia dan Timnas Vietnam akan digelar di Stadion Pakansari, Bogor, pada Senin malam, 3 Agustus 2026. Pertandingan ini menjadi penentu besar peluang kedua tim melaju ke semifinal Piala AFF 2026.
Timnas Indonesia membawa momentum positif usai dua kemenangan beruntun atas Kamboja dan Timor Leste. Sementara itu, juara bertahan Vietnam mencatat kemenangan besar 7-0 atas Timor Leste, tapi hanya bermain imbang tanpa gol melawan Singapura.
Menurut media Vietnam, Soha, hasil imbang melawan Singapura terasa seperti kekalahan dan menimbulkan kekhawatiran jelang bentrok melawan Indonesia. Vietnam kesulitan membongkar pertahanan Singapura meski menguasai bola 54 persen.
"Melihat hasil imbang Vietnam yang terasa seperti kekalahan, banyak pihak mungkin akan menyalahkan para penyerang atas skor kacamata tersebut. Namun, jika diamati lebih cermat, masalahnya bukan terletak pada penyelesaian akhir," tulis Soha.
Soha menambahkan sebagian besar pemain Vietnam tampil di bawah performa terbaik, termasuk gelandang Hoang Duc dan Quang Hai yang sebelumnya mendapat pujian. Lini pertahanan juga sempat kehilangan konsentrasi sehingga berpotensi kebobolan jika lawan lebih tajam.
"Hal yang paling mengkhawatirkan bagi tim Vietnam adalah fakta bahwa sebagian besar pemain tampil di bawah standar. Di sinilah letak perbedaan antara tim yang hanya bisa bermain gemilang dalam satu pertandingan dan tim yang tahu cara memenangkan laga-laga sulit," ujar Soha.
Media tersebut juga menyoroti potensi ancaman dari Timnas Indonesia yang memiliki pemain cepat dan stamina prima. Strategi Indonesia kemungkinan akan berbeda dari Singapura yang bertahan untuk satu poin.
"Jika tim Vietnam terus menghabiskan waktu lama membangun serangan dan bermain di bawah standar, Indonesia akan memiliki peluang yang lebih besar dari sebelumnya," kata Soha.
Pelatih Vietnam, Kim Sang-sik, disebut memahami kondisi ini dan harus mencari solusi atas penampilan para pemain yang sempat goyah.
Vietnam masih punya peluang lolos ke semifinal dengan syarat mengalahkan Indonesia dan Kamboja pada pertandingan selanjutnya. Namun, nasib tim sangat tergantung pada mentalitas dan kemampuan bangkit dari kegagalan melawan Singapura.
"Tim yang berambisi mempertahankan gelar tidak bisa hanya mengandalkan satu atau dua individu. Seluruh tim harus menjaga konsistensi sepanjang turnamen," tambah Soha.
Tekanan psikologis dari hasil imbang yang kurang meyakinkan juga menjadi faktor penting untuk dipulihkan. Mengalahkan Indonesia bukan tugas mudah, mengingat tuan rumah bermain konsisten dan mendapat dukungan penuh.
"Jika mereka terus melakukan kesalahan, tim asuhan Kim Sang-sik bisa menanggung akibatnya; posisi mereka di semifinal terancam," ujar Soha menegaskan posisi sulit Vietnam saat ini.
"Vietnam masih memegang kendali nasibnya sendiri. Namun, jika gagal di momen krusial ini, tersingkir lebih awal menjadi skenario yang tak terelakkan," tutup laporan dari Soha yang dilansir dari Bola.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow