Atari Catat Keuntungan dan Pendapatan Tertinggi Setelah Bertahun-tahun
Atari kembali mencatat keuntungan dan pendapatan tertinggi dalam lebih dari satu dekade pada tahun fiskal 2025/2026, dilaporkan oleh Detik iNET. Pendapatan perusahaan mencapai EUR 56 juta atau sekitar USD 65 juta.
Pendapatan dari bisnis game meningkat 67,7% menjadi EUR 46,1 juta, sementara pendapatan perangkat keras naik 83% menjadi EUR 7,3 juta. Laba operasional berjalan tanpa memasukkan kinerja Thunderful berubah positif menjadi EUR 900.000, berbalik dari kerugian EUR 800.000 tahun sebelumnya.
Laba bersih di luar Thunderful juga membaik menjadi EUR 100.000, dari kerugian EUR 12,6 juta setahun sebelumnya. Arus kas dari aktivitas operasional mencapai EUR 11 juta.
CEO Atari Wade Rosen menyatakan, "Perusahaan mencapai profitabilitas operasional untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun." Ia juga menambahkan, "Saya optimistis pertumbuhan berkelanjutan dapat dipertahankan."
Kebangkitan Atari tidak bergantung pada konsol baru yang bersaing dengan PlayStation atau Xbox, melainkan strategi yang berfokus pada katalog game lawas dan peluncuran ulang judul klasik, serta pembelian studio dan kekayaan intelektual.
Perusahaan kini mengelola lebih dari 400 game dan waralaba, memanfaatkan waralaba lama yang sudah dikenal pemain untuk mengurangi biaya pembuatan game baru.
Dalam setahun terakhir, Atari meningkatkan kepemilikan di penerbit Swedia Thunderful menjadi 97% dan membeli Hipster Whale, pengembang Crossy Road, senilai USD 29,3 juta.
Selain itu, Atari mengambil alih hak lima game Ubisoft yaitu Cold Fear, I Am Alive, Child of Eden, Grow Home, dan Grow Up. Ini membuka peluang untuk peluncuran ulang dan pengembangan lanjutan.
Strategi ini sejalan dengan tren industri game yang sering menggali katalog lama karena waralaba yang sudah punya penggemar lebih mudah dipasarkan dibanding proyek baru berbiaya tinggi.
Perlu dicatat bahwa nama Atari telah berpindah tangan beberapa kali sejak didirikan pada 1972 oleh Nolan Bushnell dan Ted Dabney. Pada Januari 2013, anak usaha Atari di AS mengajukan perlindungan kebangkrutan untuk memisahkan operasi dari perusahaan induk di Prancis yang menghadapi masalah finansial.
Entitas saat ini, Atari SA, berkantor pusat di Paris dan tercatat di Euronext Growth Paris. Kebangkitan terbaru merupakan cerita penerus korporasi pemegang merek Atari, bukan kembalinya perusahaan asli dalam bentuk yang sama.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow