Batam Tumbuh Jadi Pusat Manufaktur Baru Didukung Investasi Global

Smallest Font
Largest Font

Batam berkembang menjadi pusat manufaktur baru berkat investasi global dan kebijakan perdagangan yang berubah, terutama setelah perang dagang AS-China meningkat di bawah pemerintahan Donald Trump, dilansir dari Bloombergtechnoz.

Perusahaan asal China, Dongguan Welson Plastic Hardware Products Co, membuka pabrik pertamanya di luar China di Batam pada Juli lalu, memproduksi lebih dari 30 barang cendera mata untuk taman hiburan Disney. Mereka memilih Batam karena tenaga kerja muda, insentif pajak, dan lokasinya yang dekat dengan Singapura.

General Manager Welson, Andy Yao, mengatakan, "Kami tidak punya pilihan selain melakukan diversifikasi." Yao menyebut tarif yang diberlakukan Trump pada April tahun lalu membuat mereka mencari lokasi baru untuk mengurangi risiko dan biaya produksi yang meningkat di China.

Batam dipilih setelah Yao meninjau beberapa negara Asia Tenggara, karena jaraknya hanya 40 menit feri dari Singapura dan memiliki tenaga kerja muda yang besar. Awalnya Welson mempekerjakan 300 orang dan berencana menambah menjadi 600 pada akhir tahun depan.

Status kawasan perdagangan bebas Batam juga menarik karena perusahaan dapat mengimpor bahan baku dan mesin tanpa pajak serta tidak membayar bea ekspor produk jadi. Ekspor Batam meningkat lebih dari dua kali lipat sejak 2017 menjadi sekitar US$19,6 miliar pada 2025.

Ekonomi Batam tumbuh 6,8% pada 2025, melampaui pertumbuhan nasional 5,1%. Pada kuartal pertama 2026, pertumbuhan Batam 5,8% lebih tinggi dari nasional 5,6%, menurut Bloombergtechnoz.

Direktur Energi, Iklim, dan Sumber Daya BowerGroupAsia Indonesia, Mardika Parama, menyatakan, "Lebih dari 80% listrik di Batam berasal dari gas alam, jauh lebih ramah lingkungan dibandingkan pasokan listrik berbasis batu bara di daerah lain." Batam juga relatif aman dari bencana alam karena tidak berada di Cincin Api Pasifik.

Investasi besar lainnya datang dari Apple Inc yang membangun pabrik AirTag memproduksi 70% pasokan globalnya di Batam. Oracle dan Gaw Capital Advisors berinvestasi di pusat data, dan Firmus Technologies akan membangun pusat data kapasitas 360 megawatt berkolaborasi dengan Nvidia.

Kementerian Investasi Indonesia membuka kantor permanen di Batam pada Juni 2025 untuk mempermudah investasi dan memenuhi kebutuhan perusahaan. Presiden Prabowo Subianto juga mengarahkan pengembangan pelabuhan internasional untuk menekan biaya logistik dan meningkatkan daya saing ekspor.

Chrispin Andereas, Kepala Pengembangan Bisnis Tunas Group, menyatakan, "Saya rasa Trump tidak menyadari bahwa dirinya mungkin telah mendorong kebangkitan Batam." Dia menambahkan tren diversifikasi rantai pasok akan terus bertahan dan menguntungkan Asia Tenggara.

Perkembangan Batam juga didukung oleh Citramas Group yang mengembangkan kawasan ekonomi khusus dan infrastruktur digital. CEO Citramas Group, Mike Wiluan, fokus pada ekonomi digital dan membangun Infinite Studios yang telah digunakan untuk produksi film dan serial internasional.

Wiluan menegaskan, "Semua orang hanya berusaha membayangkan seperti apa tempat ini. Dan itu hampir seperti khayalan sampai mereka datang dan melihatnya sendiri." Kawasan Nongsa Digital Park yang dikembangkan Citramas menjadi pusat data dan digital yang menarik minat global.

Program pelatihan teknologi digital di Batam juga meningkatkan kualitas tenaga kerja lokal. Tommy Bagasdame, lulusan program animasi di Infinite Studios, mengatakan, "Tanpa adanya penggerak utama di bidang kreatif di sini, seniman dan talenta teknologi lokal akan menghadapi pilihan sulit untuk beradaptasi atau meninggalkan Batam." Pendapatan per kapita Batam pada 2025 bahkan lebih tinggi dari Jakarta, dengan tingkat pengangguran menurun menjadi 7,6% dari 11,8% pada 2020.

Kawasan industri Tunas Prima Industrial Estate di selatan Nongsa telah terisi 60%. Selain Welson, terdapat pabrik furnitur luar ruang yang memasok Walmart dan Costco. Luxshare Precision Industry mempekerjakan 2.000 pekerja di pabrik AirTag dan berencana menambah menjadi 6.000 orang.

Follow pdamtirtasukapura.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow