BRIN Tegaskan Pentingnya Penguasaan Motorik Dasar untuk Anak Indonesia

Smallest Font
Largest Font

Motorik merupakan kemampuan tubuh dalam melakukan gerakan yang melibatkan koordinasi antara otak, saraf, dan otot. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menganggap penguasaan motorik dasar sebagai fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia masa depan. Peneliti Pasca doktoral Pusat Riset Pendidikan BRIN, Arisco Mardiansyah, menyatakan bahwa anak yang menguasai keterampilan gerak dasar akan memiliki rasa percaya diri lebih tinggi dalam mengikuti aktivitas fisik.

Hal ini juga membuka peluang anak untuk mempertahankan kebiasaan berolahraga hingga dewasa. Pengembangan kemampuan motorik sebaiknya dimulai sejak usia dini melalui berbagai pengalaman bergerak, penguatan literasi fisik, dan pembentukan karakter anak. Dengan penguasaan motorik yang baik, proses pembelajaran teknik olahraga yang lebih kompleks dapat berjalan optimal.

Dalam penelitian terhadap anak usia PAUD hingga sekolah dasar di Sumatera Barat, Arisco menemukan bahwa banyak anak belum menguasai keterampilan gerak dasar secara optimal. Padahal, penguasaan ini merupakan syarat utama sebelum mempelajari teknik olahraga yang lebih spesifik.

Data dari Indeks Pembangunan Olahraga menunjukkan persentase anak usia sekolah dengan tingkat kebugaran rendah masih cukup besar. Kondisi ini menjadi sinyal bahwa pembinaan kemampuan gerak dasar perlu ditingkatkan.

Pengaruh Penguasaan Motorik terhadap Partisipasi Olahraga

Menurut Arisco, keterampilan gerak dasar sangat memengaruhi partisipasi masyarakat dalam berolahraga. Tiga jenis keterampilan gerak dasar meliputi keterampilan lokomotor seperti berlari dan melompat, keterampilan manipulatif seperti melempar, menangkap, dan menendang, serta keterampilan stabilitas yang berhubungan dengan keseimbangan tubuh.

Anak yang mahir dalam gerak dasar seperti berlari dan melempar cenderung lebih percaya diri dan antusias mengikuti aktivitas fisik. Sebaliknya, keterbatasan kemampuan motorik dapat membuat anak enggan berolahraga karena merasa kesulitan.

Solusi Pengembangan Motorik Anak

Untuk mendukung penguasaan gerak dasar, BRIN memperkenalkan Test of Gross Motor Development (TGMD), sebuah instrumen internasional yang digunakan untuk mengukur keterampilan motorik anak usia 3-11 tahun. Instrumen ini membantu guru mengidentifikasi kemampuan motorik tiap anak agar pembelajaran dapat disesuaikan.

Arisco menegaskan bahwa setiap anak memiliki potensi berkembang yang berbeda, tergantung tingkat kematangan biologis, bukan hanya usia kronologis. Oleh karena itu, memberikan kesempatan yang sesuai dengan tahap perkembangan anak sangat penting sebelum melakukan identifikasi dan pembinaan bakat olahraga secara tepat.

Informasi ini dikutip dari Detikcom, menegaskan bahwa penguasaan motorik dasar adalah kunci penting dalam mendorong partisipasi olahraga dan membangun kebiasaan hidup sehat sejak dini.

Follow pdamtirtasukapura.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed