CEO Danantara Umumkan Pemangkasan Subholding BUMN Besar di Indonesia

Smallest Font
Largest Font

CEO Danantara, Rosan Roeslani, mengumumkan rencana pemangkasan subholding di BUMN besar seperti Pertamina dan PLN sebagai bagian dari upaya penyederhanaan struktur perusahaan pelat merah. Langkah ini merupakan arahan langsung dari Presiden RI Prabowo Subianto untuk mengurangi lapisan birokrasi di perusahaan besar tersebut, agar pengambilan keputusan menjadi lebih cepat dan efisiensi meningkat. "Arahan Beliau juga untuk pengurangan layer-layer terutama di perusahaan-perusahaan BUMN yang besar, Pertamina, PLN dan yang lain-lainnya," ujar Rosan di Istana Negara, Kamis (6/8/2026).

Rosan menjelaskan bahwa pengurangan subholding dimaksudkan agar produktivitas naik dan efisiensi terjaga di seluruh BUMN.

"[Pengurangan subholding dilakukan] agar pengambilan keputusan juga menjadi lebih cepat, produktivitas juga mulai meningkat, efisiensi juga lebih terjaga dan juga ya tentunya di BUMN-BUMN lainnya," ungkapnya. Sebelumnya, BPI Danantara telah menutup 274 BUMN sampai akhir Juli 2026 sebagai bagian dari langkah perampingan struktur perusahaan milik negara.

"Streamlining yang kita sudah lakukan kurang lebih sudah 274 perusahaan," kata Rosan kepada media di Jakarta, Kamis (6/8/2026). Pemerintah menargetkan jumlah BUMN yang tersisa sekitar 350 perusahaan sampai akhir tahun ini, sebagai bagian dari program efisiensi dan penyederhanaan.

Follow pdamtirtasukapura.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed