DTW Alas Pala Sangeh Tingkatkan Kunjungan Lewat Atraksi Memberi Makan Monyet
Atraksi memberi makan monyet secara langsung di Daerah Tujuan Wisata (DTW) Alas Pala Sangeh menarik perhatian wisatawan dan meningkatkan angka kunjungan, menurut laporan detik Travel. Sejak Januari 2024, pengunjung dapat membeli makanan monyet dengan harga mulai Rp 15 ribu untuk domestik dan Rp 50-75 ribu untuk turis mancanegara, yang sudah termasuk tiket masuk dan air mineral. Hamdani, pengunjung berusia 21 tahun dari Probolinggo, mengaku awalnya takut saat dikerumuni monyet, tetapi merasa aman karena adanya pengawasan petugas yang siap mengusir kera yang membahayakan.
"Sebetulnya agak takut digigit dan dicakar, tapi sejauh ini aman karena (monyet) dikasih makan," ujar Hamdani.
Ketua Pengelola DTW Alas Pala Sangeh, Ida Bagus Gede Pujawan, menyatakan bahwa pemberian makan monyet membuat primata lebih fokus pada makanan sehingga tidak mengganggu barang bawaan wisatawan. "Justru dengan monkey feeding ini monyet lebih fokus pada makanan," kata Pujawan.
Pujawan menambahkan bahwa atraksi ini menjadi pembeda Hutan Kera Sangeh dibandingkan hutan kera lain dan berhasil menaikkan jumlah wisatawan yang berkunjung. Data pengelola menyebutkan jumlah wisatawan naik dari 144.733 orang pada 2024 menjadi 206.458 orang pada 2025, dengan dominasi turis mancanegara.
Selain meningkatkan kunjungan, atraksi ini juga menekan biaya makan kera dari Rp 30 juta menjadi sekitar Rp 18 juta per bulan. Pengelola memberi makan kera dua kali sehari pada pukul 06.00 dan 11.00 Wita di lokasi yang sudah ditentukan. Jumlah monyet di hutan mencapai 700 ekor, yang sering bertengger di tubuh pengunjung sambil diberi makan.
Potret momen tersebut kemudian diabadikan dan dijual sebagai suvenir oleh pengelola DTW Alas Pala Sangeh.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow