Federasi Sepak Bola Dunia Terbelah soal Kepemimpinan Presiden FIFA Infantino

Smallest Font
Largest Font

Berbagai federasi sepak bola dunia kini terbagi antara mendukung dan menolak Presiden FIFA, Gianni Infantino, menyusul kontroversi investasi Piala Dunia yang menghebohkan dunia sepak bola, dilansir dari Bola.

Kontroversi ini berawal dari rencana Infantino menjual saham entitas baru bernama FIFA Forward Enterprise (FFE) senilai 20 miliar euro untuk mengelola turnamen utama FIFA, termasuk Piala Dunia. Proposal ini akhirnya dibatalkan setelah penolakan keras, terutama dari UEFA yang mengancam boikot Piala Dunia jika rencana tersebut tetap dijalankan.

Infantino tetap mendapat dukungan dari dewan manajemen FIFA dalam pertemuan di Rabat, Maroko, dan dijadwalkan maju kembali pada pemilihan Presiden FIFA Maret 2027, di mana ia membutuhkan 106 suara dari 211 asosiasi anggota FIFA.

Kelompok penentang paling vokal berasal dari Eropa, terutama UEFA dan 55 asosiasinya yang menyatakan siap memboikot Piala Dunia jika proposal FFE diteruskan. UEFA menyebut rencana itu tidak transparan dan kehilangan kepercayaan terhadap kepemimpinan Infantino.

Presiden Federasi Sepak Bola Norwegia, Lisa Klaveness, menyampaikan kritik keras terhadap Infantino.

"Infantino sudah tidak lagi memiliki kepercayaan institusional yang dibutuhkan untuk memimpin FIFA secara stabil," ujar Klaveness.

"Tidak ada jalan kembali bagi Infantino dan dia harus segera mengundurkan diri," tambahnya.

Penolakan juga datang dari Concacaf yang mewakili Amerika Utara, Tengah, dan Karibia. Mereka menolak proposal FFE dan meminta peninjauan menyeluruh terhadap kepemimpinan FIFA, menyebut tindakan sepihak tersebut sebagai pola tata kelola buruk, meski tanpa menyebut nama Infantino secara langsung.

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) menyatakan solidaritas kepada UEFA dan Concacaf serta mendesak peninjauan tata kelola FIFA, menilai masalah ini menunjukkan kelemahan mendasar dalam proses pengambilan keputusan.

Di sisi lain, beberapa negara dan federasi menyatakan dukungan terhadap Infantino. Qatar, tuan rumah Piala Dunia 2022, menyatakan dukungan penuh untuk pengembangan sepak bola global yang dipimpin Infantino.

Indonesia dan Filipina juga mendukung Infantino. Federasi Sepak Bola Meksiko memilih berbeda dari Concacaf dan tetap mendukung kepemimpinan Infantino dalam memperkuat institusi sepak bola.

CONMEBOL, konfederasi sepak bola Amerika Selatan, meski prihatin dengan tindakan sepihak tanpa dialog, menegaskan tidak akan mendukung pencopotan Infantino di luar mekanisme pemilihan resmi FIFA yang akan berlangsung pada November 2026.

Argentina menyatakan dukungan dengan memuji tata kelola yang jelas, stabil, dan transparan.

Dukungan terbesar datang dari Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) yang beranggotakan 54 asosiasi, menyatakan secara bulat mendukung Infantino dan berterima kasih atas kontribusinya terhadap perkembangan sepak bola Afrika.

Follow pdamtirtasukapura.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed