FIBA Tetapkan Standar dan Atur Kejuaraan Basket Internasional 2026

Smallest Font
Largest Font

FIBA sebagai induk organisasi basket internasional telah menetapkan standar dan mengatur kejuaraan bola basket dunia sejak didirikan pada 18 Juni 1932. Organisasi ini bermarkas di Jenewa, Swiss dan memiliki peran utama mengelola kompetisi serta mengembangkan olahraga bola basket di seluruh dunia hingga tahun 2026.

FIBA awalnya bernama Fédération Internationale de Basketball Amateur dan didirikan oleh delapan negara pendiri, yaitu Argentina, Cekoslowakia, Yunani, Italia, Latvia, Portugal, Rumania, dan Swiss. Markas FIBA sempat berpindah ke Munich pada 1956/1957, namun kembali ke Jenewa pada 2002 untuk mengonsolidasikan aktivitas globalnya.

FIBA bertugas mengelola aturan resmi permainan, mengatur kalender kejuaraan internasional, serta memastikan pertandingan berjalan sesuai standar global. Organisasi ini juga menjadi penghubung antara federasi nasional di berbagai negara, termasuk Indonesia yang memiliki induk organisasi nasional yaitu PERBASI.

Salah satu aspek penting FIBA adalah penyelenggaraan dua kejuaraan dunia utama:

  • Piala Dunia Bola Basket FIBA Pria, yang telah berlangsung sejak 1950.
  • Piala Dunia Bola Basket Wanita, yang digelar sejak 1953.

Kedua kejuaraan ini diadakan setiap empat tahun sekali dan bergantian dengan jadwal Olimpiade, sehingga memastikan kontinuitas kompetisi tingkat tinggi.

Sejarah dan Perkembangan FIBA

Sejarah FIBA sangat erat dengan perkembangan bola basket global. Olahraga ini sendiri ditemukan oleh James A. Naismith pada 1891 di YMCA Springfield, Amerika Serikat.

Pada Olimpiade Musim Panas 1936 di Berlin, James A. Naismith diangkat sebagai Presiden Kehormatan FIBA.

Salah satu perubahan besar dalam sejarah FIBA adalah pada tahun 1989 saat organisasi ini mulai mengizinkan pemain profesional untuk ikut serta dalam pertandingan resmi, mengakhiri era hanya pemain amatir yang boleh bertanding dalam Olimpiade dan kejuaraan FIBA.

Markas dan Fasilitas FIBA

FIBA memiliki markas utama di Jenewa dan pada 18 Juni 2013, meresmikan House of Basketball di Mies, Swiss. Fasilitas ini berfungsi sebagai pusat administrasi, arsip, dan pengembangan olahraga bola basket dunia.

Struktur dan Keanggotaan

FIBA terdiri dari berbagai federasi nasional yang tersebar di seluruh dunia, yang masing-masing bertanggung jawab mengatur bola basket di negaranya. Indonesia sendiri diwakili oleh PERBASI, yang berafiliasi langsung dengan FIBA untuk mengikuti standar dan ajang internasional.

AspekDetail
Tanggal Pendirian18 Juni 1932
Negara PendiriArgentina, Cekoslowakia, Yunani, Italia, Latvia, Portugal, Rumania, Swiss
Markas UtamaJenewa, Swiss
Kejuaraan UtamaPiala Dunia Basket Pria dan Wanita
Perubahan penting1989: Pemain profesional diperbolehkan

Menurut laporan Tirto, FIBA terus berinovasi dan memperkuat regulasi permainan dengan tujuan menjaga integritas dan daya saing bola basket di tingkat dunia. Hal ini menjadikan FIBA tetap relevan dan menjadi payung induk bagi perkembangan basket internasional hingga saat ini.

Sejarah Basket, Induk Organisasi Basket, dan Sarana Prasarana Basket || MATERI | Anak Pertama

Follow pdamtirtasukapura.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow