Mendikdasmen Tanggapi Penemuan 996 Senjata di Sekolah Kebayoran Lama
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti menanggapi penemuan 996 senjata, termasuk senjata api, di sekolah Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Ia menegaskan komitmen pemerintah menjadikan sekolah sebagai tempat yang aman dan nyaman bagi siswa.
Penemuan senjata tersebut terjadi pada 10-11 Juli 2026 dan kembali ditemukan pada 5 Agustus malam. Sebanyak 995 pucuk merupakan senapan angin, dan satu pucuk senjata api jenis Franchi SPA, SPAS-15 kaliber 12 GA milik seorang direktur PT Lokta Karya Perbakin, menurut keterangan polisi yang dilansir dari Detikcom.
Abdul Mu'ti menyatakan Kemendikdasmen telah berkomunikasi dengan pihak sekolah dan pemerintah daerah untuk mengawasi dan mencari solusi atas permasalahan ini.
"Kami sudah komunikasi dengan pihak sekolah. Intinya begini, pertama, kalau kami di Kemendikdasmen itu kan berkomitmen untuk sekolah menjadi rumah kedua bagi anak-anak sehingga mereka tetap bisa belajar dengan aman dan nyaman," ujar Abdul Mu'ti usai rapat bersama pimpinan DPR di gedung DPR, Senayan.
Abdul Mu'ti menyerahkan penjelasan lebih lanjut kepada aparat keamanan, terutama kepolisian, yang memiliki kewenangan menjelaskan temuan tersebut.
"Terkait dengan adanya temuan itu, mungkin aparatur keamanan, dalam hal ini kepolisian, yang lebih punya otoritas untuk menjelaskan," katanya.
Ia juga menegaskan bahwa pengawasan sekolah merupakan kewenangan pemerintah daerah sesuai dengan tugas masing-masing.
"Kalau sekolah, kan pengawasannya oleh pemerintah daerah sesuai dengan kewenangannya," ujar Abdul Mu'ti.
"Kami sudah komunikasi, kami sudah komunikasi dengan pihak-pihak terkait dan sedang dicari jalan keluarnya," tambahnya.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengonfirmasi rincian senjata yang ditemukan, menegaskan sebagian besar adalah senjata angin.
"Perlu kita luruskan bersama, penemuan barang yang diduga berupa senjata. Ada 996 yang ditemukan, 995 merupakan senjata angin," ujar Budi Hermanto kepada wartawan di Silang Selatan Monas, Jakarta Pusat.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow