Pemerintah Luncurkan Digitalisasi Akta Kelahiran Melalui Aplikasi SATU SEHAT
Pemerintah meluncurkan digitalisasi Akta Kelahiran Bayi Baru Lahir (BBL) melalui aplikasi SATU SEHAT pada Selasa, 11 Agustus 2026, yang memungkinkan data akta dikirimkan lewat email dan WhatsApp orang tua.
Setelah bayi diberi nama, orang tua dapat langsung menerima akta kelahiran pada hari yang sama. Program ini merupakan hasil kerja sama antara Kementerian Kesehatan dan Kementerian Dalam Negeri.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, "Nah, kali ini kita juga bekerja sama dengan Kemendagri, dengan Pak Tito, supaya mengintegrasikan data SATUSEHAT dengan data kependudukan." Hal ini disampaikan dalam konferensi pers pada 11 Agustus 2026.
Budi Gunadi menambahkan, rencananya data dari SATU SEHAT akan diintegrasikan pula dengan Kementerian Sosial, Kementerian Agama, dan BPJS, agar data penduduk terpusat dalam satu sistem.
"Nah data itu mau integrasikan lagi. Sehingga data Satu Sehat ini nanti benar-benar terintegrasi dengan data Kemensos, terintegrasi dengan data Kemendagri, terintegrasi dengan data Kementerian Agama, terintegrasi dengan data Kementerian Sosial dan BPJS," ujar Budi Gunadi.
Selain digitalisasi akta kelahiran, program ini juga akan mendukung perubahan kartu keluarga dan penerbitan Kartu Identitas Anak (KIA).
Budi Gunadi berharap peluncuran digitalisasi akta kelahiran ini memberi manfaat bagi bayi yang baru lahir di Indonesia.
"Mudah-mudahan banyak manfaatnya dan bisa melihat bayi-bayi lahir," pungkasnya, dilansir dari Detik Health.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow