Gunung Etna Erupsi dan Ganggu Penerbangan di Catania

Smallest Font
Largest Font

Gunung Etna di Italia kembali menunjukkan aktivitas vulkanik sejak Kamis, 6 Agustus 2026, yang menyebabkan gangguan lalu lintas udara di sekitar Bandara Internasional Catania.

Beberapa penerbangan yang dijadwalkan tiba di bandara tersebut pada Senin, 10 Agustus, ditangguhkan. Otoritas pemantauan melaporkan bahwa fase erupsi tetap aktif di kawah puncak Voragine Gunung Etna dengan intensitas aktivitas eksplosif yang berfluktuasi, dilansir dari Detik Travel.

Awan abu vulkanik tebal menyebar ke arah selatan-tenggara mendorong pihak berwenang mempertahankan tingkat kewaspadaan penerbangan pada level merah, menandakan aktivitas vulkanik yang signifikan dapat berdampak pada operasi pesawat.

Akibat keberadaan material vulkanik yang terus melayang di udara, Bandara Internasional Catania menghentikan beberapa penerbangan masuk dan menutup sektor barat daya wilayah udara sekitarnya.

Observatorium lingkungan dan geofisika menyatakan aktivitas di sekitar puncak mencakup pelepasan bom vulkanik, yaitu fragmen batuan cair atau sebagian cair yang terpental selama erupsi, bersamaan dengan gumpalan abu tebal yang naik dari gunung berapi.

Selain itu, aktivitas vulkanik berlanjut di bawah puncak dengan retakan pada ketinggian sekitar 2.750 meter dan 2.360 meter yang masih melepaskan magma.

Lava yang keluar membentuk aliran kompleks dan tumpang tindih, meskipun aliran aktif saat ini masih terkendali pada ketinggian antara 2.100 hingga 1.850 meter.

Kombinasi aktivitas eksplosif di puncak, abu vulkanik yang beterbangan, dan keluaran lava yang berkelanjutan menyebabkan pembatasan penerbangan tetap diberlakukan di sekitar Catania selama fase erupsi Gunung Etna berlangsung.

Follow pdamtirtasukapura.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed