KSP Selesaikan Hambatan Ekspor Mineral dan Lepas 100 Kapal di Pontianak

Smallest Font
Largest Font

Kantor Staf Presiden (KSP) bersama kementerian dan lembaga terkait menyelesaikan hambatan ekspor mineral yang sebelumnya menahan lebih dari 100 kapal di Pelabuhan Dwikora, Pontianak, Kalimantan Barat pada Jumat (7/8/2026). Pelepasan ekspor komoditas Alumina Hidroksida dan Alumina Oksida ini menandai kelancaran kembali aktivitas ekspor mineral yang sempat terhambat akibat perbedaan interpretasi ketentuan logam tanah jarang (LTJ), dilansir dari Detik Finance. KSP menegaskan bahwa pelepasan 100 kapal tersebut membuktikan keberhasilan pemerintah dalam mengatasi masalah ekspor mineral.

"Hasilnya, hampir 400.000 ton komoditas mineral senilai sekitar US$ 124 juta atau Rp 2,2 triliun kembali dapat diekspor. Sementara itu, sekitar 80.000 ton komoditas lainnya masih dalam proses penyelesaian," jelas KSP dalam unggahan di Instagram, Sabtu (8/8/2026).

Kelancaran ekspor ini tidak hanya menggerakkan aktivitas perdagangan, tetapi juga menjaga produksi, mendukung devisa negara, dan memastikan ribuan pekerja di sektor pertambangan, logistik, pelabuhan, dan industri pendukung tetap bekerja. Pemerintah menegaskan tetap mengedepankan kepastian hukum dan pengawasan ketat terhadap seluruh komoditas ekspor agar memenuhi standar pengujian dan verifikasi teknis yang berlaku.

"KSP akan terus mengurai berbagai hambatan lintas sektor agar iklim usaha tetap kondusif, investasi terus tumbuh, dan manfaat pembangunan dirasakan oleh masyarakat," tegas KSP.

Follow pdamtirtasukapura.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow