Menteri Koperasi Dorong Pembentukan Koperasi di Papua Pegunungan
Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono menegaskan pentingnya koperasi sebagai lembaga ekonomi untuk menyatukan potensi masyarakat dan memperluas akses pasar produk unggulan di Papua Pegunungan. Pernyataan ini disampaikan Ferry saat menghadiri Festival Budaya Lembah Baliem ke-34 di Kampung Walesi, Jaya Wijaya, Papua Pegunungan, yang menjadi ajang promosi hasil bumi, kerajinan, dan budaya setempat ke pasar domestik dan internasional, dilansir dari Detikcom. Ferry mengatakan festival ini bukan hanya promosi produk seperti kopi dan budaya, tetapi juga momentum membangun kekuatan ekonomi lokal melalui koperasi.
"Kami tadi sudah bersepakat agar sanggar-sanggar dan petani kopi di sini dapat membentuk koperasi sehingga skala ekonominya bisa ditingkatkan," ujar Ferry.
Dia menegaskan koperasi harus menjadi rumah besar bagi petani kopi, pengrajin noken, pelaku usaha, dan generasi muda Papua agar nilai tambah dari produk lokal bisa dinikmati bersama. "Kami dari Kementerian Koperasi hadir di sini untuk memberikan dukungan terhadap kegiatan di sektor pariwisata di sini, dan mendorong pemasaran dari kopi Wamena (lebih luas pemasarannya)," kata Ferry.
Ferry berharap pembentukan badan usaha koperasi dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menghidupkan sanggar seni serta budaya di Wamena agar festival Lembah Baliem semakin meriah dan menarik wisatawan domestik maupun mancanegara. Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Enik Ermawati mengatakan potensi wisata di Papua Pegunungan, terutama Jayawijaya, sangat besar dari segi alam, budaya, dan kopi, sehingga perlu didorong untuk menjadi sumber pendapatan daerah dan masyarakat.
"Ada begitu besar potensi wisata utamanya kekayaan adat dan budaya yang ada di sini seperti di desa wisata Kumukima dan Aikima. Kami juga melihat potensi kopi di sini dan itu menjadi pekerjaan rumah (PR) yang harus dijahit bersama untuk meningkatkan kunjungan dan lama tinggal wisatawan yang datang ke sini," ujar Ni Luh. Bupati Jayawijaya Atenius Murip menambahkan festival ini menjadi ruang bagi UMKM lokal untuk menampilkan kerajinan tangan dan kuliner khas daerah. Menurut Atenius, peningkatan kapasitas usaha UMKM dan skala keekonomian lebih efektif jika mereka bergabung dalam koperasi.
"Kita perlu menajamkan bagaimana dukungan koperasi untuk skala keekonomiannya tetapi kalau ini disentuh satu per satu akan berat tapi dengan bentuk koperasi akan memudahkan dalam upaya peningkatan kapasitas (usaha) dan skala ekonominya," kata Atenius.
Acara ini juga dihadiri oleh pejabat terkait dari Kementerian Koperasi, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, dan Provinsi Papua Pegunungan, termasuk Deputi Pengembangan Talenta Koperasi Destry Anna Sari dan Kadiskop UKM Papua Pegunungan Alpius Yigibalom.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow