Mohamed Salah Pilih Trabzonspor Demi Kompetisi Eropa yang Kompetitif
Mohamed Salah resmi bergabung dengan Trabzonspor melalui transfer bebas dengan kontrak dua tahun. Penyerang asal Mesir ini memilih klub Turki tersebut meski ada tawaran lebih tinggi dari Arab Saudi, menegaskan fokusnya pada kompetisi sepak bola Eropa.
Salah menerima gaji sekitar £14,5 juta per musim plus 20 persen dari penjualan produk merchandise bernama dirinya dan bonus lain, menurut laporan dari Bola.
Pakar sepak bola Eropa, Andy Brassell, mengatakan keputusan Salah bukan hanya soal nilai kontrak, tapi juga peluang bertahan di kompetisi yang kompetitif di Eropa yang menjadi faktor utama.
"Jelas, dia bisa saja mendapatkan bayaran lebih tinggi di Arab Saudi," ujar Brassell dalam program Trans Euro Express di talkSPORT.
"Namun bagi banyak pemain, dan kita melihat pemain di usia puncak karier, bahkan yang lebih muda dari Mo Salah, pindah ke klub-klub besar Liga Super Turki, faktanya adalah mereka bisa mendapatkan bayaran lebih baik dibandingkan di Eropa Barat tanpa harus meninggalkan iklim kompetitif sepak bola Eropa dan kompetisi antarklub UEFA; menurut saya, itu juga merupakan faktor kunci," tambah Brassell.
Brassell menambahkan bahwa tren ini terlihat pada musim panas ini, saat beberapa pemain memilih klub besar di Turki agar tetap mendapat kontrak menarik tanpa keluar dari ekosistem kompetitif Eropa.
Bagi Salah, keputusan tersebut menjaga ritme bermainnya di level yang menuntut, serta tetap terhubung dengan kompetisi antarklub UEFA.
Trabzonspor memiliki sejarah kuat di Turki dan terakhir kali menjuarai Liga Super pada musim 2021/2022. Klub ini berupaya kembali menjadi pesaing serius setelah dominasi beberapa musim oleh Galatasaray.
Mohamed Salah menghadapi tantangan untuk mengantar Trabzonspor kembali ke papan atas liga domestik, bukan sekadar mengejar kontrak besar.
Atmosfer suporter yang besar juga menambah daya tarik klub tersebut. Ribuan penggemar menyambut kedatangan Salah di bandara dan banyak yang hadir di stadion saat pengenalan pemain baru.
Keputusan Salah ini menunjukkan bahwa faktor olahraga dan atmosfer kompetitif tetap menjadi pertimbangan utama dalam memilih klub, di samping aspek finansial.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow