Persebaya Surabaya Raih Gelar Juara Piala Presiden 2026 di Bali
Persebaya Surabaya keluar sebagai juara Piala Presiden 2026 setelah mengalahkan Persib Bandung melalui adu penalti di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis malam, 6 Agustus 2026.
Skor akhir setelah 120 menit pertandingan adalah 1-1, dengan gol Ramadhan Sananta untuk Persebaya pada menit ke-20 dibalas oleh Patricio Matricardi dari Persib pada menit ke-24. Adu penalti berakhir 6-5 untuk keunggulan Persebaya.
Ini menjadi gelar pertama Persebaya di turnamen pramusim bergengsi tersebut dan penawar kekalahan mereka di final 2019 dari Arema FC.
Penjaga gawang Persebaya, Reza Arya Pratama, yang menepis dua penalti pada babak tos-tosan, mengatakan, "Tentunya alhamdulillah, ini penantian panjang Persebaya, akhirnya bisa juara lagi. Semoga ke depannya bisa jauh lebih baik lagi."
Reza Arya juga menyampaikan rasa terima kasih kepada keluarga dan suporter setia, "Terima kasih untuk keluarga, orang tua, calon istri saya, dan seluruh suporter Persebaya, Bonek-Bonita di Indonesia. Alhamdulillah malam ini kita juara!"
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, mengungkapkan kebanggaannya, "Saya sangat bangga dengan tim, dengan para pemain, karena selama 22 tahun Persebaya belum pernah memenangkan trofi besar. Jadi saya berharap Bonek dan Bonita menghargai kerja keras anak-anak, mereka layak mendapatkannya."
"Tidak mudah untuk bertanding tanpa memiliki cukup waktu untuk pemulihan. Saya pikir malam ini adalah malam yang fantastis. Terima kasih Bonek, Bonita, atas dukungannya dan terima kasih untuk tim saya karena mereka terus berjuang sampai akhir," tambahnya.
Turnamen Piala Presiden 2026 diikuti delapan klub, lima di antaranya klub legendaris Indonesia dan tiga klub undangan dari Asia Tenggara. Persebaya tampil tanpa kekalahan dengan empat kemenangan dan satu hasil imbang.
Persebaya menyingkirkan juara bertahan asal Thailand, Port FC, di fase grup dan mengalahkan Arema FC di semifinal sebelum akhirnya menaklukkan Persib Bandung di final.
Ketua Umum PSSI dan Menpora RI, Erick Thohir, sebelumnya menantang klub Indonesia untuk mempertahankan marwah sepak bola nasional dengan merebut kembali piala dari klub asing. "Ada Persebaya yang bukan kaleng-kaleng tahun ini, ada target 100 tahun Persebaya," ujarnya.
Persebaya mendapat hadiah utama Rp8 miliar, sedangkan Persib sebagai runner-up menerima Rp3,5 miliar. Persija Jakarta dan Arema FC menempati posisi ketiga dan keempat dengan hadiah masing-masing Rp2,5 miliar dan Rp1,5 miliar.
Ketua Steering Committee Piala Presiden 2026, Maruarar Sirait, mengucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat dan menyatakan panitia terus berusaha memberikan yang terbaik demi kemajuan sepak bola Indonesia.
"Tidak ada yang sempurna selain Tuhan. Namun, kami percaya telah berusaha memberikan yang terbaik yang kami bisa. Semua kami dedikasikan untuk Republik Indonesia, rakyat, dan dunia sepak bola Indonesia," ujar Maruarar Sirait.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow