Pedagang Bendera di Pasar Jatinegara Keluhkan Sepinya Pembeli Jelang HUT RI Ke-81
Menjelang Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, pedagang bendera dan pernak-pernik di Pasar Jatinegara, Jakarta Timur, mengeluhkan sepinya pembeli pada Sabtu (15/8/2026).
Wati, salah satu pedagang di pasar tersebut, menyatakan penjualan tahun ini lebih sepi dibandingkan tahun sebelumnya. Bahkan, masih terdapat stok bendera dari tahun lalu yang belum terjual.
"Sepi. Lebih parah, lebih sepi dari tahun kemarin. kalau sekarang masih banyak bendera yg belum keluar. Masih ada barang saya yang tahun kemarin yang belum keluar," ujar Wati saat ditemui dilansir dari Detikcom.
Wati mulai berjualan sejak 26 Juli lalu, namun hingga kini baru sekitar seperempat dari barang dagangannya yang terjual. Tahun lalu, dia mampu menjual sekitar separuh barang dagangan hingga mendapatkan keuntungan.
"(dagang sejak) 26 kemarin. Paling seperempatnya lah dari yang didagangin. (Tahun lalu) bisa separuhnya habis, masih bisa dapet untung dari barang yang kita ambil," jelas Wati.
Wati juga mengungkapkan adanya perubahan tren pembelian bendera dan pernak-pernik kemerdekaan dalam beberapa tahun terakhir. Kini, pembeli lebih banyak mencari aksesori daripada bendera.
"Biasanya umbul-umbul, terus (bendera) yang bentuk segitiga. Cuma belakang banyaknya asesoris, buat di pajang-pajang. Sebelum tanggal 1 tuh pada nyarinya umbul-umbul, ntar pertengahan tanggal 10 baru pada nyari aksesori gitu," ungkap Wati.
Selain perubahan tren, Wati menilai sepinya pembeli di pasar juga dipengaruhi oleh maraknya penjualan secara online. Banyak warga yang membeli kebutuhan melalui daring dan datang ke pasar hanya untuk melengkapi barang yang kurang.
"Pokoknya kalau tahun sekarang sepi, rata-rata sekarang belinya online. Sekarang lebih banyak yang beli buat hadiah-hadiah tuh, yang perabotan. Kalau bendera paling buat yang kurang-kurang aja," kata Wati.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow