Pemerintah Gelar Program BIAS 2026 untuk Imunisasi Anak Sekolah
Pemerintah kembali menyelenggarakan program tahunan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) 2026 sebagai bagian dari Upaya Kesehatan Sekolah (UKS) untuk meningkatkan kesehatan dan prestasi belajar anak.
Melalui BIAS 2026, setiap anak usia sekolah dijamin memperoleh kekebalan tubuh optimal karena imunisasi tidak hanya diberikan pada bayi dan baduta, tetapi dilanjutkan hingga usia sekolah dasar dan menengah guna membentuk kekebalan kelompok yang kuat.
Program ini menyediakan beberapa vaksin sesuai usia dan jenjang pendidikan anak, antara lain:
- Vaksin Campak Rubela (MR) untuk melindungi dari komplikasi serius seperti radang paru, radang otak, kebutaan, dan kematian.
- Vaksin DT (Diphtheria Tetanus) diberikan pada anak sekolah dasar sebagai perlindungan terhadap difteri dan tetanus.
- Vaksin Td (Tetanus Diphtheria) sebagai lanjutan dari DT untuk memperkuat perlindungan terhadap tetanus dan difteri seiring bertambahnya usia.
- Vaksin HPV (Human Papillomavirus) yang diberikan untuk mencegah infeksi virus HPV berisiko tinggi penyebab kanker serviks dan penyakit terkait lainnya pada perempuan.
Introduksi Vaksin HPV untuk Anak Laki-Laki
Mulai Agustus 2026, Kementerian Kesehatan memperkenalkan vaksin HPV bagi anak laki-laki usia 11 tahun secara bertahap di tiga provinsi: DKI Jakarta, DI Yogyakarta, dan Bali.
Direktur Imunisasi Kemenkes RI, dr. Indri Yogyaswari, MARS, menyatakan bahwa pada tahap awal ini vaksinasi HPV untuk anak laki-laki dijalankan di tiga provinsi tersebut, dengan rencana penambahan provinsi pada tahun berikutnya hingga cakupan nasional tercapai.
Tempat Pelayanan Program BIAS 2026
Pelayanan imunisasi BIAS 2026 dilaksanakan di lokasi strategis untuk menjangkau seluruh anak Indonesia, yaitu:
- Di satuan pendidikan seperti SD, MI, SMP/MTs, dan pesantren untuk peserta didik sekolah.
- Di fasilitas kesehatan seperti Puskesmas, Posyandu, panti asuhan, sekolah non-formal, dan balai pemasyarakatan bagi anak tidak bersekolah.
Orang tua yang anaknya berhalangan hadir saat imunisasi di sekolah dapat membawa anak ke Puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat agar tidak melewatkan imunisasi dalam program BIAS 2026.
Informasi ini dikutip dari Detik Health sebagai sumber resmi pelaksanaan program imunisasi anak sekolah tahun 2026.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow