Pemerintah Kabupaten Salurkan Air Bersih dan Infrastruktur di Permukiman Baru Desa Kawasi

Smallest Font
Largest Font

Warga Desa Kawasi di Pulau Obi kini mendapatkan pasokan air bersih selama 24 jam dan fasilitas infrastruktur lengkap setelah mengikuti program relokasi ke Permukiman Baru Desa Kawasi, seperti dilansir dari Detikcom. Program relokasi ini diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan berdasarkan Peraturan Bupati Nomor 72 Tahun 2023 dan pelaksanaannya mengacu pada Rencana Aksi Pengadaan Lahan dan Pemukiman Kembali (LARAP) yang diawasi oleh Tim Terpadu serta pihak independen. Air bersih yang mengalir setiap saat di permukiman baru ini berasal dari Sungai Akelamo dan diolah di Water Purification Plant (WPP) sebelum distribusi ke rumah warga.

Amiruddin, Head of Technical Support PT Obi Sinar Timur, menjelaskan bahwa air baku diproses untuk menghilangkan partikel halus dan melalui desinfeksi agar memenuhi standar kualitas yang ditetapkan.

Kualitas air dipantau secara berkala dari sumber hingga distribusi, dengan pengujian oleh tim internal dan verifikasi laboratorium eksternal terakreditasi. Yunince, warga Desa Kawasi, mengaku sangat terbantu dengan pasokan air yang stabil.

"Air selalu ada untuk mandi, mencuci, dan memasak. Mau mandi lima kali sehari juga airnya tetap cukup," ujar Yunince. Hal yang sama dialami Tina Nomor, pelaku UMKM setempat, yang menilai ketersediaan air dan listrik sangat membantu kelancaran usaha dan aktivitas rumah tangga.

"Air dan listrik yang lancar sangat membantu usaha kami. Semuanya juga disediakan sehingga bisa meringankan kebutuhan sehari-hari. Meski begitu, kami tetap menggunakannya seperlunya," kata Tina.

Selain air bersih, permukiman baru ini juga dilengkapi berbagai fasilitas dasar seperti sekolah, Puskesmas Pembantu, rumah ibadah, kantor desa, area bisnis, jalan lingkungan, drainase, tempat pengolahan sampah terpadu, dan jaringan listrik. Pemerintah juga membangun Dermaga Panji Baru sepanjang 200 meter yang memungkinkan kapal besar bersandar, sehingga memudahkan mobilitas orang dan barang dari serta menuju wilayah utama Maluku Utara seperti Ternate, Labuha, dan Laiwui.

Bagi warga, perubahan ini bukan hanya perpindahan tempat tinggal, tetapi peningkatan kualitas hidup melalui layanan dasar dan infrastruktur yang mendukung aktivitas sehari-hari dan konektivitas antar daerah.

Follow pdamtirtasukapura.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed