Pemerintah Tindak Cepat Tangani Dampak Gempa di NTT
Pemerintah mengerahkan pejabat dan bantuan logistik untuk menangani dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur, dengan langkah-langkah darurat sesuai kebutuhan masyarakat terdampak, dilansir dari Detikcom. Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono bersama Menteri Koordinator PMK Pratikno dan Kepala BNPB Suharyanto berangkat menggunakan pesawat TNI AU menuju Labuan Bajo. Rombongan juga diikuti oleh Kepala Basarnas Mohamad Syafii, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, pejabat Kementerian PU, dan lainnya untuk memastikan respons cepat dan koordinasi di lapangan.
"Tentunya di sana kita akan mengambil langkah-langkah ya, sekarang situasinya darurat, tentunya kita akan mengambil langkah-langkah darurat, apa yang dibutuhkan oleh masyarakat nanti akan segera kita penuhi ya, mulai dari logistik, kemudian kebutuhan BBM, kebutuhan listrik, kebutuhan sinyal, dan lain-lain," ujar Agus.
Agus menambahkan, penanganan ini bertujuan membantu masyarakat yang terdampak bencana dengan pemenuhan kebutuhan dasar.
"Jadi pada prinsipnya, kita akan hadir di sana, kemudian akan mengambil langkah-langkah sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh masyarakat yang terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur," kata Agus.
Kemensos telah menggerakkan bantuan sejak Sabtu siang untuk mendukung tanggap darurat, termasuk makanan, tenda, pakaian ibu dan anak, serta kebutuhan darurat lainnya.
"Sesuai tugas Kemensos, dalam situasi darurat tentunya kita akan memberikan kebutuhan-kebutuhan darurat, seperti permakanan, tenda untuk pengungsi, pakaian, termasuk pakaian ibu, pakaian anak-anak, dan kebutuhan darurat yang lain," ujar Agus.
Agus berharap bantuan yang telah dikirim pada Sabtu dari beberapa titik segera tiba di lokasi bencana agar kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi dengan cepat. Pemerintah juga akan berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan daerah di NTT serta kementerian/lembaga terkait untuk memastikan penanganan di lapangan berjalan efektif. Koordinasi akan dilakukan di Ende sebelum rombongan meninjau langsung sejumlah wilayah terdampak, termasuk Kabupaten Nagekeo yang mengalami dampak cukup parah.
"Kemungkinan kita akan jalur darat dari Ende ke Nagekeo, karena di sana cukup parah, termasuk kalau dimungkinkan kita akan mendatangi tempat-tempat lain," ujar Agus.
Kemensos mengirimkan 48 ton beras dan logistik senilai Rp 4,518 miliar dari beberapa titik untuk kebutuhan pangan dan perlengkapan darurat di wilayah terdampak. Bantuan dari Sentra Efata Kupang senilai Rp 1,015 miliar menuju Kabupaten Nagekeo meliputi velbed, family kit, tenda, selimut, sandang dewasa, makanan anak, dan tenda serbaguna. Dinas Sosial Provinsi NTT juga mengirim bantuan senilai Rp 541,6 juta untuk Nagekeo, Sikka, Ende, dan Manggarai Timur berupa tenda, kasur, dan velbed.
Dari Gudang Pusat Kemensos di Bekasi, dua paket bantuan senilai hampir Rp 3 miliar sedang dikirim ke Dinas Sosial Provinsi NTT dan Sentra Efata Kupang, mencakup makanan siap saji, berbagai macam tenda, kasur, selimut, pakaian, shower kit, dan dapur umum lapangan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow