Pep Guardiola Isyaratkan Tidak Kembali ke Dunia Kepelatihan dalam Waktu Dekat

Smallest Font
Largest Font

Pep Guardiola mengisyaratkan kemungkinan tidak kembali lapangan hijau alias dunia kepelatihan dalam waktu dekat.

Manajer Manchester City, Pep Guardiola. (AFP/Darren Staples)

Bola.com, Jakarta - Pep Guardiola mengisyaratkan kemungkinan tidak kembali lapangan hijau alias dunia kepelatihan dalam waktu dekat.

Setelah mengakhiri petualangan selama 10 tahun bersama Manchester City, pelatih asal Spanyol itu mengaku membutuhkan waktu panjang untuk beristirahat dan menata kembali kehidupan pribadinya.

Guardiola menutup era gemilangnya bersama Manchester City pada Mei lalu. Selama satu dekade di Etihad Stadium, pria yang kini berusia 55 tahun itu mempersembahkan 20 trofi dan membawa The Citizens menjadi salah satu kekuatan terbesar di Eropa.

Namun, setelah bertahun-tahun hidup dalam tekanan dan tuntutan sepak bola, Guardiola merasa sudah kehabisan energi. Ia bahkan berencana mengambil jeda panjang yang tidak menutup kemungkinan berujung pada keputusan pensiun permanen.

Italia sempat berusaha mendatangkannya pada awal musim panas untuk menjadi pelatih baru Gli Azzurri. Namun, Guardiola menolak tawaran tersebut karena merasa terlalu lelah untuk menjalani tantangan baru.

Dalam dokumenter Amazon Prime berjudul A Beautiful Obsession, Guardiola mengungkapkan kondisi yang sedang dirasakannya.

"Saya sendiri bahkan tidak tahu apa yang akan saya lakukan," ujar Guardiola, seperti dikutip dari The Sun, Selasa (18/8/2026).

"Akan sulit untuk kembali. Setidaknya, itulah perasaan saya hari ini. Saya perlu menyegarkan kembali banyak hal yang terjadi dalam kehidupan pribadi saya," lanjutnya

Dapat Dukungan dari Sahabat

Manajer Manchester City asal Spanyol, Pep Guardiola, bereaksi selama pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions UEFA antara Manchester City dan Real Madrid di Stadion Etihad di Manchester, barat laut Inggris, pada 18 Maret 2026. (Paul ELLIS/AFP)

Guardiola mengaku membutuhkan waktu untuk menemukan kembali dirinya melalui berbagai aktivitas di luar sepak bola.

"Saya perlu menemukan diri saya lagi dalam hal-hal yang berbeda. Saya perlu duduk dan menjauh sejenak dari semuanya. Itu salah satu target utama saya," tegasnya.

Keputusan Guardiola untuk mengambil jeda panjang mendapat dukungan dari sahabat dekatnya, Txiki Begiristain.

Begiristain pernah menjabat sebagai direktur sepak bola Manchester City hingga musim panas 2025. Ia juga bekerja bersama Guardiola selama sembilan tahun di Etihad Stadium.

Begiristain menilai Guardiola perlu merasakan kehidupan di luar sepak bola. Menurutnya, selama ini Guardiola terlalu lama berada dalam rollercoaster sepak bola sehingga sulit baginya untuk benar-benar melepaskan diri.

Begiristain menceritakan bagaimana dirinya menyaksikan Manchester City kalah 0-3 dari Real Madrid pada musim lalu. Namun, setelah pertandingan, ia bisa meninggalkan sepak bola sejenak dan menikmati waktu bersama orang-orang terdekat.

"Saya ingin menjelaskan kepada Pep bahwa Anda bisa kalah 0-3, tetapi hidup terus berjalan. Ada banyak momen luar biasa yang bisa Anda nikmati bersama teman-teman," kata Begiristain.

"Namun, jika dia hanya bertemu dengan orang-orang sepak bola dan sepak bola adalah satu-satunya yang dia kenal, dia akan terus berada dalam rollercoaster yang selama ini dijalaninya," lanjutnya.

"Dia membutuhkan waktu untuk keluar dan benar-benar berada di luar dunia tersebut."

Bisa Kembali Jika Rindu Kemenangan

Pep Guardiola berusia 47 tahun dan 86 hari ketika memenangkan gelar Premier League pertama bersama Manchester City pada musim 2017/2018. (AFP/Oli Scarff)

Meski mengaku ingin menjauh dari sepak bola, Guardiola belum sepenuhnya menutup pintu untuk kembali ke pinggir lapangan.

Satu hal yang berpotensi membuatnya berubah pikiran adalah kerinduannya terhadap sensasi memenangkan pertandingan.

Guardiola mengakui bahwa menikmati permainan timnya merupakan salah satu hal yang membuat sepak bola begitu sulit untuk ditinggalkan.

"Yang membuat saya bahagia adalah melihat tim saya bermain dengan baik. Itulah motto dan target saya setiap kali bangun setiap hari," ungkapnya.

"Hal itu sangat membuat ketagihan. Banyak pelatih yang lebih tua pensiun, kemudian ingin kembali, lalu kembali lagi. Mereka tidak bisa hidup tanpanya," sambung Guardiola.

Follow pdamtirtasukapura.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed