Ruben Amorim Ungkap Perasaannya Setelah AC Milan Kalahkan MU di Pramusim
Ruben Amorim mengungkapkan perasaannya setelah membawa AC Milan menang 4-2 atas mantan klubnya, Manchester United, dalam laga persahabatan pramusim di Wroclaw, Polandia, pada 15 Agustus 2026.
Dalam pertandingan tersebut, AC Milan dua kali bangkit dari ketertinggalan sebelum memastikan kemenangan. Manchester United sempat memimpin lewat Harry Maguire dan Patrick Dorgu, namun Milan membalikkan keadaan lewat gol Alphadjo Cisse, Goncalo Ramos, dan Ruben Loftus-Cheek.
Amorim, yang dipecat dari MU pada Januari 2026 setelah 14 bulan menangani dengan catatan 15 kemenangan dari 47 pertandingan Premier League, mengatakan bahwa hasil pertandingan tidak terlalu penting karena fokus Milan adalah mempersiapkan laga melawan Torino.
"Yang penting bukan hasilnya. Kami harus menang melawan Torino. Itu akan menjadi pertandingan yang sama sekali berbeda. Hari ini kami memiliki lebih banyak ruang untuk bermain," ujar Ruben Amorim kepada media Italia, dilansir dari Bola.
Amorim menambahkan bahwa kemenangan dengan permainan bagus memberikan perasaan yang berbeda pada timnya.
Meski memenangkan laga, Amorim menyoroti kelemahan timnya dalam pertahanan yang masih memberikan banyak peluang kepada lawan, sebuah masalah yang juga terjadi saat menghadapi Celtic sebelumnya.
"Namun, sekali lagi, saya pikir kami harus mengkhawatirkan cara kami kebobolan. Karena kami memberikannya kepada mereka. Itu terjadi saat melawan Celtic dan hari ini. Namun, selain itu, saya pikir kami berkembang," kata Amorim.
Pelatih asal Portugal ini menegaskan bahwa pramusim bukan hal yang penting, melainkan kemenangan di musim kompetisi yang akan datang.
Ketika ditanya apakah kemenangan atas MU terasa lebih spesial, Amorim menolak dan menyatakan tidak memiliki perasaan khusus terhadap mantan klubnya sejak menandatangani kontrak dengan Milan.
"Tidak, ini pertandingan biasa. Sejak saya menandatangani kontrak dengan Milan, saya tidak merasakan apa pun tentang Manchester United," ujar Ruben Amorim.
Amorim juga menyatakan rasa bangganya pernah menjadi pelatih MU dan masih memiliki rasa cinta terhadap klub tersebut, meski kini fokusnya sepenuhnya pada AC Milan.
"Saya bangga pernah berada di Manchester United dan saya masih mencintai Manchester United. Namun, setelah menandatangani kontrak dengan Milan, saya tidak merasakan hal negatif terhadap apa pun karena saya sangat bahagia," tutur Ruben Amorim.
Amorim menegaskan dirinya kini ingin melanjutkan kariernya bersama Rossoneri dan memberikan yang terbaik untuk penggemar.
"Saya berada di tempat yang seharusnya. Jadi, saya hanya ingin melanjutkan di sini. Saya ingin memenangkan satu pertandingan di pramusim untuk memberikan gambaran yang baik kepada para penggemar kami," katanya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow