Alex Crook Kritik Kinerja Ruben Amorim di AC Milan dan MU
Alex Crook, koresponden sepak bola talkSPORT, mengkritik keras pelatih AC Milan Ruben Amorim terkait performanya yang dianggap kurang memuaskan dan meragukan masa depan Amorim di klub Italia tersebut.
Amorim, yang dipecat dari Manchester United pada Januari 2026 setelah 14 bulan menjabat, kembali berhadapan dengan mantan klubnya saat AC Milan menang 4-2 atas MU dalam laga uji coba di Wroclaw, Polandia. Kemenangan ini menjadi yang pertama Milan di pramusim setelah serangkaian hasil buruk.
MU membayar 9,2 juta paun untuk mendatangkan Amorim dari Sporting Lisbon pada November 2024, namun ia hanya mencatat persentase kemenangan 38,1 persen dari 63 pertandingan. Catatan ini terburuk bagi manajer MU sejak era Sir Alex Ferguson berakhir.
Alex Crook menilai Amorim belum belajar dari masa lalunya di MU, terutama soal penggunaan formasi tiga bek yang juga diterapkan di AC Milan saat melawan Chelsea dalam pertandingan persahabatan di Jakarta.
"Menarik melihat dia memainkan tiga bek dalam laga persahabatan melawan Chelsea. Macan tutul tidak pernah mengubah coraknya," ujar Crook di talkSPORT.
Selain itu, Crook menyoroti pernyataan Amorim yang menyebut timnya harus "menderita", istilah yang juga dipakai saat pertama kali menangani MU.
"Dia menggunakan kata itu ketika pertama kali datang ke Manchester United. Dia memperingatkan penggemar Manchester United bahwa mereka harus menderita," tambah Crook.
Ia juga mengecam perjalanan Amorim di MU, mengingat kekalahan memalukan dari Grimsby di Piala Liga dan kegagalan di final Liga Europa.
"Selamat. Kami memang menderita saat menyaksikan sepak bola buruk kalian. Tersingkir dari Piala Liga oleh Grimsby. Final Liga Europa yang sangat buruk itu," kata Crook.
Prediksi Crook, Amorim tidak akan bertahan lama di AC Milan.
"Dia tidak akan bertahan enam bulan di Milan karena dia tidak cukup bagus," tegas Crook.
Namun, Sam Matterface, rekan Crook di talkSPORT, memberikan pandangan berbeda dengan menyoroti kontribusi Amorim yang membantu MU mendapatkan 30 dari 71 poin musim lalu.
"Dia memahaminya. Dia tahu di mana seharusnya Manchester United berada," ujar Matterface tentang Michael Carrick yang menggantikan Amorim dan berhasil membawa MU finis ketiga.
Matterface juga menilai Carrick sadar bahwa MU belum siap menjadi juara musim ini dan perlu terus berkembang.
"Anda harus terus berusaha berkembang sepanjang waktu. Itu tentunya juga membawa tekanan. Dia menempatkan dirinya di bawah tekanan karena harus berusaha menyamai atau melampaui apa yang terjadi musim lalu," kata Matterface.
Crook membalas dengan menyebut Amorim sebagai manajer terburuk MU sejak Ferguson, menyoroti keputusan taktis yang aneh seperti memasukkan Mason Mount sebagai wing-back saat kalah dari Everton yang bermain dengan 10 pemain.
"Manchester United sudah memiliki banyak manajer sejak Sir Alex Ferguson meninggalkan klub, dan orang ini jauh dan jauh merupakan manajer terburuk yang pernah mereka miliki," ujar Crook.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow