Runner Up Duta Wisata Jatim Terancam Dicabut Gelar karena Kasus Aborsi
Runner up Duta Wisata Raka-Raki Jawa Timur berinisial TFR terancam sanksi dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) terkait dugaan meminta pacarnya melakukan aborsi kandungan di Singapura.
Ikatan Raka Raki Jawa Timur menyatakan sikap tegas atas dugaan tindakan kekerasan seksual yang melibatkan anggota organisasinya, termasuk TFR, dan mengecam segala bentuk kekerasan, pelecehan, atau penyalahgunaan kekuasaan yang melanggar hukum dan nilai kemanusiaan, ujar mereka melalui akun media sosial @rakaraki_jatim.
Kepala Disbudpar Jawa Timur, Evy Afianasari, menyebut gelar TFR bisa dicabut jika bukti sudah lengkap. Disbudpar dan Ikatan Raka Raki sudah memanggil TFR terkait kasus ini.
"Nanti hari Selasa kami akan membuat sidang, jadi nanti keputusannya apa akan kami sampaikan berikutnya. Tapi sanksi terberat adalah pencabutan gelar dan pencoretan nama yang bersangkutan dalam Ikatan Raka Raki," kata Evy kepada detikJatim.
Di sisi lain, aborsi merupakan prosedur medis yang pada dasarnya aman, namun tetap memiliki risiko, terutama jika dilakukan tidak aman dan semakin tinggi risiko komplikasi seiring bertambahnya usia kehamilan, menurut National Health Service (NHS) UK yang dilansir dari Detik Health.
Komplikasi aborsi dapat berupa sisa kehamilan yang memerlukan operasi, pendarahan hebat, kerusakan rahim, dan infeksi termasuk sepsis. Jika infeksi rahim tidak diobati, risiko berkembang menjadi Pelvic Inflammatory Disease (PID) dapat meningkat, yang memperbesar kemungkinan infertilitas atau kehamilan ektopik, yaitu sel telur menempel di luar rahim.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow