TransNusa Buka Rute Internasional Jakarta-Bangkok dan Hubungkan Wisatawan ke Indonesia
Maskapai TransNusa membuka rute internasional baru dari Jakarta ke Bangkok dengan tujuan tidak hanya melayani penumpang Indonesia, tetapi juga menarik wisatawan mancanegara yang transit di Bangkok untuk melanjutkan perjalanan ke berbagai destinasi wisata di Indonesia, dilansir dari Detik Travel.
CEO TransNusa Group, Datuk Bernard Francis, mengatakan Bandara Suvarnabhumi di Bangkok memiliki konektivitas luas dengan 130 maskapai dari seluruh dunia, sehingga menjadi jalur strategis untuk menjaring wisatawan internasional.
"Kalau melihat Suvarnabhumi Airport ini, airport ini 130 maskapai dari seluruh dunia yang datang ke Bangkok. Kita akan menjadi sambungan dari Suvarnabhumi ke Indonesia," ujar Bernard di Bandara Suvarnabhumi.
Bernard menambahkan, harapan penumpang TransNusa kini tidak hanya berasal dari penumpang domestik, tetapi juga wisatawan dari Eropa, Amerika, dan Kanada. Rute baru Jakarta-Bali menjadi pintu penghubung ke berbagai destinasi di Indonesia melalui jaringan penerbangan TransNusa.
"Bisa sekarang ke Indonesia, ke Bali dan juga ke Jogja, dan ke seluruh Indonesia dengan TransNusa. So I think this is good for tourism di ASEAN. Kita bersama-sama bekerja sama untuk tourism," ujar Bernard.
Menurut Bernard, pemilihan Bandara Suvarnabhumi sebagai tujuan memiliki keunggulan dibanding Bandara Don Mueang yang lebih banyak digunakan maskapai lokal. TransNusa menjadi maskapai selain Garuda yang sukses beroperasi di Suvarnabhumi dengan frekuensi dua kali sehari, lebih banyak dari Garuda yang hanya sekali sehari.
Upaya menarik wisatawan mancanegara juga diperkuat dengan pembukaan rute baru ke Phuket pada September mendatang, yang merupakan destinasi populer wisatawan dunia.
Bernard menjelaskan Bali akan menjadi hub penghubung bagi wisatawan yang ingin melanjutkan perjalanan ke destinasi lain di Indonesia.
"Untuk TransNusa juga kita akan membawa penumpang dari Australia, Perth, Melbourne ke Bali. Selepas Bali mereka bisa juga ke Phuket, jadi kita menjadikan jaringan yang baru melalui Bali yang akan memberi banyak manfaat kepada Airport Bali dan juga perkembangan ekonomi di Bali atau di sekitar NTB," ujar Bernard.
Selain Bali, TransNusa juga melayani penerbangan ke Lombok, Bima, Waingapu, dan Wakatobi, yang menjadi fokus pengembangan wisata diving dan healing untuk pasar global.
"Seperti kita ada penerbangan ke Lombok, ke Bima, ke Waingapu, ke Wakatobi. Kita akan membina kepulauan ini untuk diving, untuk healing, bukan saja orang Indonesia tapi untuk seluruh dunia," ujar Bernard.
Bernard menegaskan pentingnya rute Bangkok dan Phuket karena Thailand menjadi satu-satunya negara Asia Tenggara dengan penerbangan langsung dari 130 negara, sehingga koneksi global ini membuka peluang besar bagi pengembangan pariwisata Indonesia.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow