Donald Trump Bentrok dengan Menteri Pertahanan AS soal Pasokan Amunisi
Presiden Amerika Serikat Donald Trump dilaporkan berselisih dengan Menteri Pertahanan Pete Hegseth terkait kekurangan pasokan amunisi AS dalam rapat kabinet di Camp David pekan lalu, dilansir dari Detikcom.
Perselisihan itu terjadi pada Jumat, 31 Juli 2026, ketika Trump menuntut penjelasan dari Hegseth mengenai laporan pasokan amunisi yang menipis, terutama rudal jarak jauh dan rudal pencegat pertahanan udara.
Sumber yang dikutip The Washington Post menyebutkan bahwa kekurangan amunisi menjadi alasan Trump membatalkan rencana serangan besar-besaran terhadap Iran dalam beberapa hari terakhir.
Trump menyatakan kepada Hegseth bahwa ia mengira masalah amunisi tersebut sudah diatasi.
"Saya pikir masalah pasokan amunisi itu sudah ditangani," ujar Trump, menurut dua sumber yang mengungkapkan isi rapat kepada The Washington Post.
Namun Hegseth membela diri dengan menyalahkan Wakil Menteri Pertahanan Stephen Feinberg karena tidak memastikan Trump mendapat informasi lengkap mengenai masalah tersebut.
"Pada bulan pertama pertempuran saja, AS menembakkan lebih dari 850 rudal jelajah Tomahawk dan lebih dari 1.000 rudal Patriot dan sistem Terminal High Altitude Area Defense (THAAD)," tulis The Washington Post.
"AS juga telah menggunakan lebih dari 1.300 rudal balistik taktik milik Angkatan Darat pada minggu-minggu awal pertempuran. Pasokan ATACMS -- jenis rudal jarak pendek yang juga banyak diminta oleh Ukraina -- telah terkuras habis hingga praktis tidak tersisa lagi," tambah laporan tersebut.
Gedung Putih langsung membantah adanya perselisihan antara Trump dan Hegseth. Sekretaris Pers Karoline Leavitt menyebut pemberitaan tersebut sebagai "berita palsu" dan menyatakan Presiden sangat mempercayai Menteri Hegseth.
"Ini 100 persen berita palsu. Sama sekali tidak pernah terjadi. Dan Presiden Trump sangat mempercayai Menteri Hegseth," kata Leavitt kepada The Washington Post.
Leavitt juga menegaskan lewat media sosial X bahwa dirinya berada di Camp David bersama Trump dan Hegseth saat rapat tersebut dan kejadian perselisihan tidak pernah terjadi.
Selain itu, juru bicara Pentagon Sean Parnell membantah laporan tersebut dan menyatakan bahwa Hegseth tidak menyesatkan siapa pun tentang postur amunisi AS dan tidak menyalahkan Wakil Menteri Feinberg.
"Klaim-klaim mengenai menipisnya stok, perbedaan pendapat internal, maupun sikap Menteri terhadap Iran... semuanya sama-sama fiktif," ujar Parnell.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow