Kapolda Riau Ajak Mahasiswa Jadi Pelopor Demokrasi Ramah Lingkungan
Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan mengajak mahasiswa untuk menjadi agen perubahan dalam menggaungkan demokrasi yang beretika dan ramah lingkungan saat Peluncuran Sekolah Pemilu Hijau di Kantor KPU Riau, Pekanbaru, Kamis (6/8/2026), menurut laporan dari Detikcom.
Ia menekankan bahwa masa depan demokrasi Indonesia sangat bergantung pada peran aktif generasi muda yang tidak hanya menjadi pemilih, tetapi juga pelopor kampanye lingkungan dan penyebar literasi demokrasi.
"Mahasiswa tidak cukup hanya menjadi pemilih. Generasi muda harus menjadi agen perubahan, penyebar literasi demokrasi, pelopor anti-hoaks, serta menjadi motor Green Campaign yang cinta lingkungan. Masa depan demokrasi Indonesia berada di tangan generasi muda hari ini," ujar Irjen Herry Heryawan.
Kapolda Riau menegaskan bahwa keberhasilan pemilu hijau tidak bisa dicapai oleh satu lembaga saja. Sinergi antar pemerintah, akademisi, media, komunitas, dan generasi muda sangat penting untuk menjaga ekologi politik.
"Tidak ada satu institusi pun yang mampu membangun demokrasi sendirian. Keberhasilan Green Election hanya bisa diwujudkan melalui kolaborasi kuat antara pemerintah, akademisi, media, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan. Semakin kuat kolaborasi yang kita bangun, semakin kuat pula nilai demokrasi yang kita wariskan," tegasnya.
Dalam upaya membumikan Green Campaign dan mewujudkan pemilu ramah lingkungan, Kapolda Riau menyebut lima langkah strategis, dimulai dengan membangun kesadaran ekologis.
"Tanamkan pemahaman bahwa proses demokrasi harus berjalan selaras dengan prinsip keberlanjutan lingkungan," katanya.
Ia juga mengajak mahasiswa mengubah pola pikir dan kebiasaan penyelenggara serta pemilih agar lebih ramah lingkungan selama tahapan pemilu, serta memperkuat kerja sama lintas sektor untuk mengawal pemilu bersih dari sampah dan polusi politik.
"Serta menumbuhkan budaya politik berbasis literasi, integritas, serta penolakan keras terhadap politik uang, hoaks, dan ujaran kebencian," lanjutnya.
Menutup sambutannya, Irjen Herry Heryawan menekankan keterkaitan konsep pemolisian berwawasan lingkungan (Green Policing) dengan terwujudnya pemilu yang ramah lingkungan.
"Apabila Green Policing berhasil kita bumikan, maka Green Election akan semakin mudah diwujudkan. Keberhasilan Green Election inilah yang nantinya menjadi fondasi utama dalam membangun demokrasi yang kuat, berintegritas, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang," pungkasnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow