Donald Trump Perintahkan Kapal Induk AS Kembali Gunakan Sistem Pelontar Lama
Presiden Amerika Serikat Donald Trump memerintahkan agar kapal induk AS di masa depan tidak menggunakan sistem peluncuran jet tempur canggih, dan kembali memakai teknologi pelontar lama yang telah terbukti, seperti dilansir dari Detikcom. Perintah ini merupakan bagian dari memorandum kepresidenan untuk memperbaiki masalah jangka panjang pada pembuatan dan perbaikan kapal Angkatan Laut serta memulihkan kapasitas industri maritim nasional. Angkatan Laut AS yang telah mendominasi laut sejak Perang Dunia II menghadapi tantangan dari kapal-kapal tua dan proses pengadaan yang lambat dan mahal, termasuk dalam konflik terbaru dengan Iran.
Trump menyayangkan kemunduran dalam basis industri pembuatan kapal yang menyebabkan proses pembangunan dan perbaikan kapal perang menjadi lambat dan mahal.
Perintah itu menginstruksikan Departemen Pertahanan AS untuk mengganti Sistem Peluncuran Pesawat Elektromagnetik (EMALS) dan Lift Senjata Canggih dengan sistem uap dan hidrolik untuk kapal induk berikutnya. Kapal pertama yang terkena dampak adalah USS Doris Miller, kapal induk kelas Gerald R Ford yang dijadwalkan selesai pada 2034.
Perubahan ini diperkirakan menimbulkan biaya miliaran dolar dan membutuhkan lebih banyak personel untuk operasional dan pemeliharaan, menurut laporan Wall Street Journal. General Atomics, pembuat sistem EMALS untuk USS Doris Miller, menyatakan keputusan ini perlu dipertimbangkan kembali secara cermat.
Senator Mary Kelly, mantan astronaut dan pilot uji coba Angkatan Laut, mengkritik perintah Trump sebagai campur tangan yang tidak diperlukan dalam operasi militer.
"Saya sudah ratusan kali lepas landas dari geladak kapal induk, memiliki gelar Master teknik penerbangan, dan pilot uji coba, tapi saya tidak akan mendikte Angkatan Laut soal sistem kapal mereka," ujar Kelly, Senator dari Arizona. Trump sejak 2017 mengeluhkan sistem EMALS yang menurutnya "tidak bagus" dan "tidak memiliki tenaga" sebesar sistem pelontar uap.
Perintah ini muncul sementara negara lain seperti China dan Prancis sudah menggunakan sistem pelontar elektromagnetik pada kapal induk mereka.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow