Farizon Mulai Merakit Kendaraan Niaga Energi Baru di Indonesia
Farizon mulai merakit kendaraan niaga energi baru (NEV) Farizon V8E di fasilitas PT Handal Indonesia Motor (HIM), Purwakarta, dengan investasi Rp 40-50 miliar untuk tahap awal, kata Christoforus Ronny, Director PT Arista Manufacturing Indonesia, Kamis (13/8/2026), dilansir dari Detik Oto.
Investasi tersebut dialokasikan khusus untuk peralatan produksi seperti filing machine, coupler, jig, dan equipment special tools yang digunakan dalam proses perakitan kendaraan.
"Kisarannya ya, plus minus itu Rp 40-50 M (miliar). Ini buat satu model, tapi kan penambahan model lain kan ada yang common (sama). Paling tambahannya gak banyak," ujar Ronny.
"Filing machine, coupler, jig, kemudian semua equipment special tools-nya," tambahnya.
Produksi Farizon V8E dilakukan secara bertahap. Kapasitas produksi awal ditargetkan sekitar 80 unit per bulan sambil mengamati perkembangan pasar kendaraan niaga energi baru di Indonesia.
"Perakitan V8 Kita awal ini kan sebulan ya, kira-kira masih sekitar 80 unit ya. Bertahap nih. Kita mau lihat juga kondisi pasar seperti apa," jelas Ronny.
Dengan kapasitas tersebut, produksi bisa disesuaikan dengan kebutuhan pasar. Selain itu, proses lokalisasi kendaraan juga dilakukan secara bertahap seiring pertumbuhan permintaan.
Tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) Farizon V8E diperkirakan mencapai sekitar 40%, meski sertifikasi TKDN belum diajukan.
"Untuk TKDN kita perkirakan sekarang ya prospeknya akan ke 40%. Tapi ini kan kita belum mengajukan sertifikasinya ya," tutup Ronny.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow