Google Luncurkan Fitur Pelacakan Resistensi Insulin di Perangkat Wearable
Google, anak perusahaan Alphabet Inc., memperkenalkan fitur kesehatan baru yang melacak resistensi insulin dan tren fisiologis melalui perangkat wearable seperti Pixel Watch 5 dan Fitbit Air, diumumkan pada Rabu di New York, dilansir dari Bloombergtechnoz.
Fitur ini tidak memantau kadar glukosa secara langsung, melainkan mengukur seberapa keras tubuh menghasilkan energi dari makanan menggunakan kecerdasan buatan (AI) dan sensor seperti akselerometer, barometer, detak jantung, dan suhu kulit.
Aplikasi Google Health akan memberi tahu pengguna bila terjadi perubahan resistensi insulin, memungkinkan mereka mempertimbangkan perubahan gaya hidup atau berkonsultasi dengan dokter. Resistensi insulin yang tinggi berisiko menyebabkan pradiabetes dan diabetes tipe 2.
Selain itu, Google juga menghadirkan pemantauan tren tekanan darah dan pola pernapasan pada malam hari melalui rangkaian alat Health Guardian yang membantu pengguna memahami tren fisiologis dan mengambil langkah proaktif.
Fitur ini akan diluncurkan pertama kali di Pixel Watch 5 dan Fitbit Air, kemudian menyusul perangkat lainnya.
Banyak perusahaan teknologi sedang mengembangkan pemantauan kadar gula darah pada perangkat wearable, termasuk Whoop Inc., Oura Health Oy yang mendapat investasi dari Dexcom Inc., serta Apple yang menguji aplikasi pemantauan pra-diabetes.
Menurut Francis Ho, manajer produk Pixel Watch di Google, tujuan fitur ini adalah menyoroti stres tersembunyi pada tubuh, bukan untuk mendiagnosis atau mengobati secara langsung. Pengguna juga dapat menghubungkan monitor glukosa berkelanjutan melalui aplikasi Health Connect.
"Perubahan pada tingkat resistensi insulin ini sangat halus," ujar Francis Ho. "Kebanyakan orang dewasa tidak terpikir untuk memantau hal ini, tetapi jika dibiarkan tanpa penanganan, hal ini dapat berkembang menjadi kondisi yang lebih serius."
Francis menambahkan bahwa perubahan gaya hidup dapat berdampak positif pada kesehatan dan resistensi insulin.
Fitur resistensi insulin dikembangkan dari data lebih dari 100.000 orang untuk mengidentifikasi korelasi perubahan fisiologis halus, dengan AI coach tersedia dalam versi berbayar aplikasi Google Health untuk pertanyaan mendalam.
Pixel Watch 5 hadir dalam dua ukuran, 41 mm dengan harga mulai US$399 dan 45 mm seharga US$429, dilengkapi GPS, kecepatan dan daya pemrosesan lebih tinggi, serta memori 50% lebih besar. Fitur panduan latihan kekuatan akan ditambahkan setelah peluncuran awal.
Google juga mengintegrasikan data dari alat pemantau glukosa berkelanjutan Lingo milik Abbott Laboratories ke Google Health untuk menunjukkan pengaruh pola makan, olahraga, dan tidur pada tubuh.
Francis Ho optimis perkembangan sensor dan AI akan mendorong kemajuan pesat menuju pemantauan glukosa terintegrasi.
"Ada banyak potensi menarik dari teknologi pada model sensor berukuran besar ini dan apa yang bisa mereka buka. Kami selalu tertarik menghadirkan pengalaman baru yang menarik dan bermakna bagi pengguna," ujar Francis Ho.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow