General Motors Hentikan Penjualan Mobil Chevrolet Baru di China

Smallest Font
Largest Font

General Motors (GM) resmi menghentikan penjualan mobil baru merek Chevrolet di China, namun produksi kendaraan tetap berjalan untuk memenuhi kebutuhan ekspor, dilansir dari Detik Oto.

Keputusan ini menandai berakhirnya 21 tahun perjalanan Chevrolet di pasar otomotif China yang pernah mencatat penjualan lebih dari 760 ribu unit per tahun dan memiliki lebih dari 7,5 juta pelanggan.

GM China menyatakan usaha patungan SAIC-GM akan terus memproduksi beberapa produk Chevrolet yang kini lebih difokuskan untuk pasar ekspor di luar Amerika Serikat.

"Produk Chevrolet saat ini lebih cocok untuk memenuhi kebutuhan pasar ekspor," ujar GM China kepada National Business Daily.

Data dari China Passenger Car Association (CPCA) menunjukkan ekspor Chevrolet dari China mencapai 6.930 unit pada paruh pertama 2026, naik 6,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Presiden GM China sekaligus Executive Vice President GM Global, John Roth, menyatakan fasilitas SAIC-GM memiliki kemampuan teknik, manufaktur, dan kualitas yang kuat untuk memperluas ekspor ke berbagai wilayah seperti Timur Tengah, Afrika, Amerika Selatan, Meksiko, dan Asia-Pasifik.

GM menegaskan bahwa langkah ini bukan berarti meninggalkan operasional di China, karena kerja sama dengan SAIC Motor diperpanjang hingga 2047 dengan target peluncuran 30 model kendaraan energi baru hingga 2030, fokus pada merek Cadillac dan Buick.

Penghentian penjualan mobil baru Chevrolet menimbulkan kekhawatiran layanan purnajual bagi konsumen yang sudah memiliki mobil. GM memastikan layanan dan jaringan dealer Chevrolet di China tetap beroperasi dengan ketersediaan suku cadang dan perawatan yang tidak terganggu.

Chevrolet mulai dipasarkan di China sejak 2005 dan sempat mencapai masa kejayaan dengan penjualan tahunan sekitar 767 ribu unit pada 2014. Namun, penjualan terus menurun sejak 2018 akibat persaingan ketat dan adopsi kendaraan listrik yang cepat.

Pada 2025, penjualan Chevrolet di China turun drastis menjadi kurang dari 9.000 unit. Kini, Chevrolet fokus pada produksi untuk pasar ekspor, bukan lagi pasar ritel di China.

Follow pdamtirtasukapura.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow