Gubernur Jabar Dorong LPM RI Percepat Pembangunan Desa di Bandung

Smallest Font
Largest Font

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menghadiri Pengukuhan dan Pelantikan Pengurus DPP LPM RI di Gedung Merdeka, Bandung, Jumat (7/8). Acara ini juga menetapkan Ahmad Doli Kurnia Tandjung sebagai Ketua Umum periode 2025-2030. Dedi Mulyadi mengajak kepengurusan baru LPM RI berkolaborasi mempercepat pembangunan hingga ke tingkat desa di Jawa Barat.

Ia berharap LPM menjadi mitra kerja provinsi dalam berbagai proyek pembangunan seperti pengerukan sungai, pengaspalan jalan, pembangunan rumah rakyat miskin, hingga pemasangan jaringan listrik. Percepatan penyaluran dana dari provinsi ke desa juga diharapkan mendapat pengawasan dari LPM agar tetap berbasis lingkungan. Dedi menilai peningkatan ekonomi desa penting untuk mencegah warga tergiur iming-iming gaji besar di luar daerah yang sering berujung pada kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

"Saya mohon maaf. Ada warga Jabar yang bekerja di tempat hiburan di Maumere sebanyak 12 orang. Upah tidak sesuai, ada penganiayaan dan pelecehan.

Saya sedang berusaha untuk memulangkan dan pemilik tempat hiburan dalam proses pidana. Kita terus dampingi," ujar Dedi Mulyadi dalam keterangan tertulis, Senin (10/8/2026).

Dedi juga menyoroti tingginya perputaran uang judi online yang mencapai Rp 2,5 triliun di wilayahnya dan mengimbau warga segera mengurangi kebiasaan buruk tersebut. Selain itu, ia menyatakan kekhawatiran atas peredaran obat keras seperti tramadol yang sudah menyentuh wilayah pedesaan, bahkan warung-warung kecil. "Seluruh rakyat harus membuat gerakan yang terstruktur dari pusat sampai daerah untuk melakukan perlawanan. Ini bukan sekedar kriminal namun menjadi masalah global yang dapat melumpuhkan masa depan anak bangsa dan generasi masa depan," kata Dedi.

Sementara itu, Ketua Umum DPP LPM RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung menyatakan siap menjadikan LPM sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pembangunan desa. Ia menekankan pendekatan Bottom-Up dengan partisipasi masyarakat sebagai strategi utama. Ahmad Doli juga mengingatkan berbagai ancaman sosial yang mulai menggerus kehidupan masyarakat pedesaan, seperti penyalahgunaan narkoba, kekerasan anak, TPPO, dan persoalan LGBT. Ia menilai ancaman tersebut bisa melemahkan masyarakat jika tidak segera dicegah dan ditangani sejak dini, dilansir dari Detikcom.

Follow pdamtirtasukapura.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow