Enam Pelatih Top yang Masih Tanpa Klub Menjelang Musim 2026/2027

Smallest Font
Largest Font

Bursa transfer pemain bukan satu-satunya hal yang menarik perhatian menjelang musim 2026/2027. Sejumlah pelatih papan atas juga masih belum memiliki klub dan berpotensi menjadi incaran klub-klub besar Eropa.

Nama-nama besar seperti Pep Guardiola, Antonio Conte, Arne Slot, hingga Didier Deschamps masuk dalam daftar pelatih elite yang saat ini tersedia. Mereka memiliki rekam jejak berbeda; ada yang baru meninggalkan klub, ada pula yang mengambil waktu istirahat sebelum kembali ke pinggir lapangan.

1. Pep Guardiola

Pep Guardiola menjadi nama terbesar dalam daftar ini. Pelatih asal Spanyol tersebut belum diketahui akan langsung kembali menangani klub setelah meninggalkan Manchester City. Selama bertahun-tahun di Etihad Stadium, Guardiola membawa City menjadi salah satu kekuatan terbesar di Eropa. Ia mempersembahkan berbagai gelar, termasuk Premier League dan Liga Champions, serta membangun gaya permainan yang menjadi identitas Manchester City.

Guardiola diyakini membutuhkan waktu istirahat sebelum menentukan langkah berikutnya. Tim nasional bisa menjadi opsi menarik jika ia kembali ke dunia kepelatihan. Dengan reputasinya, nama Guardiola hampir pasti akan terus dikaitkan dengan setiap posisi pelatih bergengsi yang tersedia.

2. Antonio Conte

Antonio Conte berada di posisi kedua dalam daftar ini. Pelatih asal Italia tersebut baru meninggalkan Napoli setelah membawa klub meraih kesuksesan. Namun, masa depannya kemungkinan besar tidak lama tanpa pekerjaan. Conte disebut berpeluang kembali menangani Timnas Italia, meski belum ada kepastian sehingga secara status ia masih tersedia.

Rekam jejak Conte di level klub tidak perlu diragukan. Ia pernah membawa Juventus, Chelsea, Inter Milan, dan Napoli meraih gelar liga. Karakternya yang mampu memberikan dampak instan membuatnya pilihan menarik bagi klub yang memiliki ambisi besar tetapi membutuhkan perubahan cepat.

3. Didier Deschamps

Didier Deschamps juga masuk dalam daftar pelatih yang masih tersedia setelah masa tugasnya bersama Timnas Prancis berakhir. Deschamps memiliki pengalaman luar biasa sebagai pemain maupun pelatih. Ia pernah menangani Monaco, Juventus, dan Marseille di level klub. Berbagai trofi diraihnya, sebelum membawa Prancis meraih kesuksesan besar di level internasional.

Meski sudah berusia 57 tahun, Deschamps masih memiliki kapasitas untuk menangani klub besar Eropa. Pengalamannya membuatnya kandidat kuat jika ada klub elite yang membutuhkan pelatih dengan mental juara.

4. Arne Slot

Arne Slot juga masuk dalam daftar pelatih elite yang tersedia. Pelatih asal Belanda tersebut memiliki reputasi setelah membawa Liverpool meraih kesuksesan sebelum berpisah dengan klub tersebut. Nama Slot dikaitkan dengan sejumlah posisi bergengsi, termasuk Timnas Belanda.

Namun, ia diprediksi belum terburu-buru kembali ke sepak bola internasional. Slot masih memiliki banyak waktu untuk menentukan proyek berikutnya. Dengan pengalaman menangani klub besar, Slot diyakini tidak akan kesulitan mendapatkan tawaran menarik.

5. Filipe Luis

Filipe Luis menjadi salah satu nama yang cukup mengejutkan dalam daftar ini. Mantan bek Atletico Madrid tersebut menunjukkan potensi besar sejak beralih profesi menjadi pelatih. Bersama Flamengo, ia berhasil mengoleksi tujuh trofi, termasuk gelar Liga Brasil dan Copa Libertadores. Flamengo juga pernah mengalahkan Chelsea pada ajang Piala Dunia Antarklub serta memberikan perlawanan sengit kepada Bayern Munchen.

Keberhasilannya membuat Filipe Luis menarik perhatian klub-klub Eropa. Meski belum memiliki pengalaman melatih di Eropa, usia yang masih 40 tahun dan pendekatan sepak bolanya membuatnya kandidat menarik untuk proyek jangka panjang.

6. Julian Nagelsmann

Julian Nagelsmann menjadi salah satu nama menarik dalam daftar ini. Pelatih asal Jerman tersebut masih berusia 38 tahun, tetapi sudah memiliki pengalaman menangani sejumlah klub besar. Nagelsmann pernah membawa RB Leipzig melaju hingga semifinal Liga Champions. Ia kemudian dipercaya menangani Bayern Munchen dan sukses meraih gelar Bundesliga.

Namun, reputasinya sedikit menurun setelah dua turnamen besar bersama Timnas Jerman tidak berjalan sesuai harapan. Pekerjaan berikutnya akan menjadi kesempatan penting bagi Nagelsmann untuk kembali membuktikan kualitasnya di level klub. Premier League juga bisa menjadi destinasi menarik bagi sang pelatih.

Follow pdamtirtasukapura.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow