Hipertensi Merusak Ginjal Secara Diam-Diam Tanpa Gejala Nyata

Smallest Font
Largest Font

Hipertensi atau tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol dapat merusak ginjal secara perlahan tanpa menimbulkan gejala yang jelas, menurut Spesialis Nefrologi Dr Nimish Gupta dari Max Super Speciality Hospital Delhi, dilansir dari Detik Health.

Kerusakan ginjal terjadi karena tekanan darah tinggi menyebabkan dinding mikroskopis penyaring ginjal, glomerulus, menebal dan kehilangan fungsi penyaringan darah secara efisien. Proses ini terjadi secara diam-diam selama bertahun-tahun.

Dr Gupta menjelaskan, "Tekanan darah tinggi merusak ginjal. Jadi apa yang tampak seperti kondisi gaya hidup biasa sebenarnya bisa jadi merupakan sebuah sinyal alarm bahaya."

Ginjal memiliki jutaan unit penyaring yang menyaring zat sisa dari darah dan membuangnya melalui urine. Tekanan darah tinggi yang berlangsung lama membuat unit penyaring ini mengalami kerusakan dan akhirnya gagal bekerja.

Banyak orang mengira penyakit ginjal hanya muncul dengan gejala berat seperti nyeri pinggang atau gangguan buang air kecil. Namun, gangguan ginjal awal akibat hipertensi sering menunjukkan tanda yang halus seperti urine berbusa, pembengkakan di pergelangan kaki dan wajah, serta kelelahan ekstrem dan mual.

Dr Gupta menyarankan pengidap hipertensi untuk melakukan pemeriksaan fungsi ginjal dan urine secara rutin setahun sekali. "Tes ini sangat sederhana, hanya membutuhkan sampel darah dan urine. Namun, sering kali dilewati," ujarnya.

Meski tekanan darah terkontrol dengan obat, risiko kerusakan ginjal tidak sepenuhnya hilang, terutama jika hipertensi sudah berlangsung lama sebelum terdiagnosis.

Selain pemeriksaan medis, mengontrol asupan garam menjadi kunci menjaga kesehatan ginjal. Garam tersembunyi dalam makanan instan, kemasan, dan saus dapat meningkatkan beban kerja ginjal dan tekanan darah.

"Asupan garam yang tinggi tidak hanya meningkatkan tekanan darah, tetapi juga memberikan beban kerja ekstra pada ginjal untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh," tegas Dr Gupta.

Memahami hubungan erat antara fungsi jantung dan ginjal penting untuk mencegah komplikasi tekanan darah tinggi yang bisa merusak kedua organ tersebut secara bersamaan.

Disclaimer

This article was automatically rewritten by AI based on source: health.detik.com without altering the facts of the original article.
Follow pdamtirtasukapura.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed