IBC Amankan Pembeli Siaga untuk Produk Baterai CATIB di Karawang
PT Industri Baterai Indonesia (IBC) mengonfirmasi telah mengamankan calon pembeli siaga untuk produk baterai kendaraan listrik dari fasilitas manufaktur PT Contemporary Amperex Technology Indonesia Battery (CATIB) di Karawang, Jawa Barat, Sabtu (15/8/2026), dilansir dari Bloombergtechnoz. Direktur Utama IBC, Aditya Farhan Arif, mengatakan bahwa pihaknya belum dapat mengungkap identitas pembeli siaga tersebut untuk publik. "Terkait CATIB, pada prinsipnya sudah ada standby buyer," ujar Aditya Farhan.
IBC tengah mematangkan kesiapan operasional pabrik dan mendorong pengembangan teknologi agar produk baterai memiliki daya saing tinggi di pasar domestik.
"IBC saat ini sedang fokus dan mengarah inovasi, dan kami berharap pemerintah ikut mendorong penguatan ekosistem inovasi di bidang baterai EV di dalam negeri," tambah Aditya. Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melaporkan kesiapan peresmian pabrik baterai milik CATL tersebut kepada Presiden Prabowo Subianto.
"Hari ini saya rapat sama Bapak Presiden untuk membahas beberapa hal terkait dengan listrik desa, penataan tambang, dan persiapan peresmian pabrik CATL untuk ekosistem baterai mobil yang dilakukan groundbreaking pada tahun 2025," kata Bahlil, Selasa (28/7/2026). Bahlil menegaskan pembangunan fasilitas manufaktur baterai terintegrasi yang dimulai sejak 2025 telah selesai dan siap memasuki produksi komersial.
"Sekarang sudah selesai, sudah bisa berproduksi. Ini bagian daripada implementasi hilirisasi daripada nikel," ujar Bahlil. Bahlil juga menyebut rencana peresmian pabrik yang ditargetkan akhir Juli 2026. "Program hilirisasi untuk ekosistem baterai mobil yang kerja sama antara CATL dan Antam sudah selesai dan insyaallah akan diresmikan nanti di bulan Juli akhir," ungkap Bahlil.
PT Contemporary Amperex Technology Indonesia Battery (CATIB) adalah perusahaan patungan antara IBC dan Ningbo Contemporary Brunp Lygend Co., Ltd. (CBL), anak usaha CATL asal China.
Proyek ini bagian dari mega proyek hilirisasi baterai terintegrasi (Proyek Dragon) dengan nilai investasi US$5,9 miliar yang melibatkan konsorsium ANTAM, IBC, dan CBL. Dalam struktur saham, CBL/CATL memegang 70% dan IBC 30%, menyesuaikan peran teknologi dan pendanaan serta pengelolaan rantai pasok lokal. Fasilitas CATIB berlokasi di kawasan industri Karawang, berdiri di atas lahan sekitar 43 hektare dengan kapasitas produksi awal 6,9 GWh per tahun yang akan diekspansi hingga 15 GWh per tahun.
Kapasitas penuh diperkirakan dapat memasok baterai untuk 250.000 hingga 300.000 unit mobil listrik tiap tahun.
Selain baterai, pabrik juga memproduksi modul, battery pack, dan battery energy storage system (BESS) untuk mendukung efisiensi penyimpanan energi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS).
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow