Ibu Buang Bayi di Tempat Sampah Depok Karena Takut Gagal Berangkat ke Luar Negeri
Jasad bayi laki-laki baru lahir ditemukan dalam tempat sampah di Jalan Raya Muchtar, Sawangan, Depok. Ibu bayi berinisial RS (21) telah ditetapkan sebagai tersangka, menurut Polres Metro Depok pada Kamis, 13 Agustus 2026.
Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Made Gede Oka Utama menjelaskan RS membuang bayinya karena takut tidak diberangkatkan ke luar negeri. RS mengikuti pelatihan tenaga kerja wanita (TKW) di dekat lokasi penemuan bayi.
"Menurut keterangan yang bersangkutan, dia melakukan tindakan tersebut karena merasa ketakutan. Dia khawatir apabila masih mengandung, bayinya tersebut akan membuat dirinya gagal atau tidak diberangkatkan sebagai TKW ke luar negeri," ujar AKBP Made.
RS mengikuti pelatihan untuk diberangkatkan ke Jepang. "Diberangkatkan ke negara tujuan. Kami juga sudah melakukan pemeriksaan saksi-saksi di TKP bahwa ruko tersebut merupakan lembaga pelatihan tenaga kerja untuk TKW yang akan berangkat ke Asia Timur, khususnya negara Jepang," tambah AKBP Made.
Tim Opsnal Resmob Satreskrim telah membawa RS beserta barang bukti ke Polres Metro Depok. RS disangkakan melanggar Pasal 80 ayat (3) UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan/atau Pasal 429 ayat (1) huruf a, b, dan c UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.
Jasad bayi yang terbungkus plastik merah ditemukan pada Selasa, 11 Agustus 2026, pukul 07.20 WIB oleh seorang saksi yang sedang memilah sampah botol plastik di tong sampah.
"Ketika saksi pertama membuka tong sampah tersebut, ia mengangkat plastik besar warna merah yang terasa agak berat. Saat dibuka, terlihat mayat bayi laki-laki yang sudah tidak bergerak dan dalam kondisi meninggal dunia," kata AKBP Made.
Saksi menghubungi petugas keamanan (satpam), yang kemudian melaporkan temuan tersebut kepada Bhabinkamtibmas Aiptu Popy Satria. Kejadian ini dilaporkan ke Polsek Bojongsari, dan polisi segera mendatangi tempat kejadian perkara.
"Selain jasad bayi, ditemukan pula kaus abu-abu, kantong belanja biru, dan plastik kemasan sabun cuci di dekat kaki bayi tersebut," ujar AKBP Made, dilansir dari Detikcom.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow